Strategi Jual Bitcoin hingga $1,25 Miliar Demi Redakan Kekhawatiran Investor

Strategi perusahaan Strategy mulai berubah setelah banyak investor khawatir dengan kondisi keuangannya. Pada hari Senin, perusahaan itu mengumumkan akan menjual Bitcoin hingga 1,25 miliar dolar untuk menambah uang tunai, membayar investor, dan membeli kembali saham agar tidak perlu menerbitkan saham baru.

Kebijakan baru ini sangat berbeda dari sikap Strategy sebelumnya sebagai salah satu pembeli terbesar Bitcoin. Michael Saylor, ketua eksekutif dan pendukung utama Bitcoin, sudah sering berkata bahwa investor tidak boleh menjual Bitcoin mereka. “Kamu jangan jual Bitcoin kamu,” katanya pada Oktober tahun lalu.

Namun, saham Strategy terakhir kali mengalami tekanan besar, turun 44% dalam setahun. Sementara itu, STRC, saham preferen yang diterbitkan Strategy dan disebut Saylor se- stabil seperti uang pasar uang, juga turun. Harganya yang seharusnya di 100 dolar, pada Jumat lalu ditutup sekitar 74 dolar.

Sekarang, Saylor mulai berubah pikiran. Pada bulan Juni, perusahaan sudah menjual 2,5 juta dolar dalam Bitcoin. Selain rencana menjual hingga 1,25 milyar dolar Bitcoin, perusahaan juga akan mengubah cadangan tunai, menyesuaikan kebijakan dividen, dan membeli kembali hingga 1 milyar dolar produk saham preferen.

“Strategy tetap berkomntmen pada Bitcoin sebagai aset cadangan utama kami,” kata Saylor dalam pernyataannya.

Pada Senin pagi, saham perusahaan naik hampir 3% menjadi sekitar 86 dolar, sementara STRC naik sekitar 4% menjadi mendekati 79 dolar. Bitcoin juga naik sebentar ke sekitar 60.600 dolar sebelum turun lagi.

Saylor mendirikan Strategy, dulu bernama MicroStrategy, pada tahun 1989. Awalnya perusahaan ini adalah perusahaan perangkat lunak, tapi karena khawatir akan devaluasi dolar AS, pada tahun 2020 mereka mulai pakai Bitcoin sebagai aset cadangan utama dengan membeli 250 juta dolar. Sekarang, Strategy memiliki sekitar 4% dari total suplai Bitcoin.

MEMBACA  ByteDance dilaporkan sedang menjelajahi proyek pusat data di Brasil

Dalam setahun terahir, banyak perusahaan tiruan Strategy mulai membeli banyak mata uang kripto agar saham mereka naik. Tetapi cara ini sudah tidak populer. Solmate, yang dulunya banyak membeli Solana, sekarang hampir tidak punya nilai, dan para investornya rugi besar. Sementara itu, Cantor Fitzgerald yang menjual kendaraan Bitcoin BSTR sedang berusaha menyelamatkan perjanjian SPAC di tengah menurunnya minat investor.

Tinggalkan komentar