Setelah IPO-nya, SpaceX Melambung Tinggi. Namun ETF yang Memilikinya Justru Tertinggal

Alat Investasi ETF

ETF yang punya saham SpaceX sebelum IPO-nya gak terlalu diuntungin waktu saham Elon Musk ini naik tajam di hari pertama dagang—kecuali satu.

Spacex naek 19% di hari pertama, tapi Tema Space Innovators ETF (NASA) justru turun 9,4%. SpaceX cuman 5,5% dari portofolio NASA per 11 Juni, kata situs penerbitnya, dan total asetnya $2,9 miliar, angka gede banget buat dana yang baru launching 30 Maret.

Aliran dana masuk baru-baru ini bikin porsi SpaceX di dana itu jadi setengahnya, soalnya dana gak bisa nambah SpaceX sebelum IPO dan uang baru malah ke saham lain.

Saham-saham lain itu anjlok di hari Jumat gegara SpaceX nyedot perhatian pasar. Banyak saham antariksa sebelumnya naik gede sebelum IPO, terus sekarang dijual karena raksasa ini udah bisa didagangkan publik.

Agar adil, NASA masih untung 27% sejak debut 30 Maret, hasil bagus buat 2,5 bulan, walau lagi di bawah puncak 66% di bulan Mei. Tapi sebagian besar itu dari saham antariksa lain, bukan dari SpaceX.

ETF Lain yang Punya SpaceX

Bukan cuma NASA yang gagal manfaatin kenaikan SpaceX. ERShares Private-Public Crossover ETF (XOVR), ETF pertama yang punya SpaceX, turun 0,7% meskipun hampir 14% portofolionya dari saham itu.

XOVR turun 0,9% sejak awal taun, kalah ama S&P 500 yang naik 9,1%. Sejak dikasih SpaceX bulan Desember 2024, dana ini cuma untung 6,9%, sedangkan S&P 25%.

KraneShares Public-Private AI & Technology ETF (AGIX) naek 0,7% awaktu itu. Cuman 2,5% bobot SpaceX bikin reaksinya biasa aja.

ETF yang paling bagus adalah Baron First Principles ETF (RONB), andalan investor ternama Ron Baron, pendukung besar perusahaan Musk. Sahamnya naek 3,4% di hari Jumat berkat posisi SpaceX 16,5%, naek drastis dati cuman 2,5% sehari sebelumnya.

MEMBACA  Tersedia Visual: Apa Itu Saham "Magnificent Seven" Termurah?

Artinya Apa

Fakta tiga dari empat ETF diam atau turun pas SpaceX naek gede nunjukin dua hal. Pertama, ETF biasanya bukan cara paling oke buat dapetin untung dari satu saham doank, karena ETF dirancang buat diversifikasi, jadi kenaikan satu saham jadi kecil efeknya. Contohnya NASA, semua saham lain rontok banget sampai nutupin untung dari SpaceX.

Kedua, kalo investasi di perusahaan privat, gak selalu jelas nilai saham berapa, atau biaya dan strukturnya, apalagi kalo danamu pake SPV. XOVR beli SpaceX awal dan seharusnya cuan banget, tapi kinerja buruk.

RONB, satu sonya yang punya saham SpaceX langsung dan jumlah gede, dapet untung ternesar. Ini nekanti betapa pentingnya size dan struktur stok di posisi itu.

Tinggalkan komentar