Saham AMC Entertainment (alias AMC) naek sdikit pada hari Senin setelah investor bereaksi terhadap akhir pekan yang sangat bagus di box office domestik.
Suasana pasar mulai membaik setelah film "The Devil Wears Prada 2" sukses besar dengan pendapatan $77 juta di akhir pekan pembukaannya, yang secara resmi memulai musim film musim panas.
Ini adalah film kelima tahun ini yang berhasil melewati batas $60 juta di akhir pekan pertama — menandakan orang-orang mulai kembali ke bioskop.
Meskipun ada kemenangan dasar ini di penjualan tiket, saham AMC masih kurang berkinerja di tahun 2026, turun lebih dari 20% dari harga tertingginya baru-baru ini.
Kenapa Ini Penting untuk Saham AMC?
Kesuksesan "The Devil Wears Prada 2" sebenarnya kabar baik untuk saham AMC karena menunjukkan konsistensi yang meningkat dalam jadwal film bioskop tahun 2026.
Mengikuti kesuksesan film "Michael," "The Super Mario Galaxy Movie," dan "Project Hail Mary," ini adalah film keempat dalam waktu kurang dari dua bulan yang berhasil melebihi pendapatan $75 juta di akhir pekan pembukaan domestik.
Menurut AMC Entertainment, lebih dari 4,4 juta penonton datang ke bioskop mereka di seluruh dunia selama akhir pekan, didorong juga oleh penjualan merchandise seperti ember popcorn berbentuk tas tangan yang viral.
Aliran film laris yang stabil ini menunjukkan bahwa bisnis bioskop akhirnya berjalan dengan kecepatan penuh lagi, memberikan banyak pengunjung ke jaringan bioskop AMC.
Saham AMC Masih Nggak Layak Dibeli
Meskipun hiruk pikuk filmnya, saham AMC tetap merupakan investasi berisiko tinggi yang masih berjuang dengan hutang besar.
Meskipun jumlah penonton meningkat, stigma sebagai "meme stock" masih membebani masa depan perusahaan, seringkali menyebabkan harga saham bergerak naik turun tanpa alasan yang jelas.
Plus, risiko terus-menerus dari dilusi saham dan persaingan ketat dari layanan streaming membuat AMC tidak menarik di tahun 2026 saham ini seperti "penny stock" yang saat ini diperdagangkan di bawah $1.50 per saham dampaknya saham bisa saja di hapus dari bursa.
Singkat cerita, untuk AMC Entertainment Holdings, kesuksesan box office saat ini mungkin hanya menjadi hiburan sementara jika melihat kondisi keuanganya yang agak rapuh.
Bagaimana Para Ahli Wall Street Menyarankan untuk Saham AMC
Meskipun ada beberapa masalah yang disebutkan di par atas masih ada analis Wall Street yang menganggap saham AMC murah atau undervalued pada harga saat ini.