Bursa Asia Dibuka Fluktuatif — Saham Jepang Melonjak di Tengah Perundingan Damai AS-Iran

Kamis, 7 Mei 2026 – 08:40 WIB

Jakarta, VIVA – Bursa Asia-Pasifik bergejolak pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis, 9 Mei 2026. Indeks acuan Jepang memimpin kenaikan dengan mencatat lonjakan lebih dari 4 persen di saat ketegangan di Timur Tengah kembali meningkt.

Sentimen di kawasan regional juga ditopang oleh pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengancam akan meningkatkan serangan terhadap Iran jika gagal mencapai negosiasi damai. Ancaman Trump muncul di tengah laporan bahwa Washington dan Teheran hampir mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang.

Dalam sebuah unggahan di Truth Social miliknya, Trump menulis bahwa serangan militer AS yang dikenal sebagai Operasi Epic Fury akan berakhir jika Iran setuju untuk memberikan apa yang telah disepakati.

Sinyal positif ini mendorong indeks Nikkei 225 naik 4,18 persen pada pembukaan pasar pagi ini. Kenaikan dipimpin oleh menguatnya saham sektor bahan baku, teknologi, dan keuangan.

Saham perusahaan besar, Softbank, juga mencatat kenaikan lebih dari 12 persen. Perusahaan elektronik, Ibiden, mencetak kinerja terbaik dengan lonjakan sebesar 16 persen.

Saham Mitsui Kinzoku memperoleh keuntungan 15 persen, lalu saham Renesas Electronics menguat 13 persen. Saham perusahaan kimia dan material Tosoh Corporation melonjak 12 persen.

Indeks Topix juga mencatat kenaikan sebesar 2,37 persen. Indeks acuan Australia, S&P/ASX 200, melambung 0,9 persen.

Di Korea Selatan, indeks Kospi justru anjlok 1,11 persen. Begitu juga indeks Kosdaq yang terdiri dari saham berkapitalisasi kecil merosot 0,98 persen.

MEMBACA  Telkom Luncurkan Pusat Kecerdasan Artifisial untuk Dongkrak UKM dan Layanan Publik

Tinggalkan komentar