Saham yang Dulunya Disukai Graham Stephan

Kami baru aja bahas tentang Portofolio Saham Graham Stephan: 11 Saham Teratas dan Tesla, Inc. (NASDAQ:TSLA) ada di peringkat 11 dalam daftar ini.

Graham Stephan terkenal beli saham Tesla, Inc. (NASDAQ:TSLA) setelah dia beli Tesla Model 3 pada tahun 2019. Alasannya, kalo dia suka mobil itu, pasti banyak orang lain juga bakal suka. Menurut beberapa laporan, dia investasi $5.000 di saham itu saat itu. Sahamnya naik sangat impresif di pasar saham beberapa tahun berikutnya, sampai kapitalisasi pasarnya lebih dari $1.5 triliun. Tapi, Stephan secara publik mendokumentasikan bahwa dia sudah jual kepemilikannya dalam dua tahap sejak 2019. Dua kali itu, Stephan peringatkan tentang valuasi perusahaan yang sudah terlalu tinggi dan dia jual sahamnya sebagai investor yang menghindari risiko.

Tesla, Inc. (TSLA) Tidak Menjadi Target Tarif Tembaga Trump, Kata Jim Cramer

Meskipun investor seperti Stephan keluar dari Tesla, Inc. (NASDAQ:TSLA), hedge fund malah borong saham ini. Laporan keuangan Q1 2026, yang dirilis akhir bulan lalu, memberikan cerita ekspansi margin yang diinginkan institusi. Pendapatan total mencapai $22.39 miliar, naik 16% dari tahun lalu. Yang lebih impresif, laba per saham non-GAAP yang disesuaikan mencapai $0.41, melonjak 52% tahun-ke-tahun dan menghancurkan ekspektasi Wall Street antara $0.34 sampai $0.37. Yang penting, margin kotor otomotif (tidak termasuk kredit regulasi) mencapai 19.2%, level tertinggi dalam satu tahun terakhir. Ini menunjukan bahwa meskipun ada persaingan harga global yang ketat, ekonomi unit Tesla stabil karena bahan baku lebih murah.

Meskipun kita mengakuin potensi TSLA sebagai investasi, kami percaya beberapa saham AI tertentu menawarkan potensi untung lebih besar dengan resiko lebih rendah. Kalo kamu lagi cari saham AI yang sangat undervalued dan sekalaian bisa untung dari tarif jaman Trump dan tren onshoring, lihat laporan gratis kami untu saham AI jangak pendek terbak.

MEMBACA  Cara ChatGPT Bisa Menjerumuskan Pengguna ke dalam Khayalan, Diungkap Mantan Peneliti OpenAI

BACA JUGA: Portofolio Saham Pertumbuhan: 12 Pilihan Saham oleh Carl C. Icahn dan Portofolio Saham Chris Rokos: 10 Pilihan Saham Teratas.

Disclosure: Tidak ada. Ikuti Insider Monkey di Google News.

Tinggalkan komentar