Seorang pria bersenjata masuk ke area aman Mar-a-Lago, resor Presiden Donald Trump di Palm Beach, Florida, dini hari Minggu. Dia ditembak hingga tewas setelah berkonfrontasi dengan petugas.
Pria berusia awal 20-an dari Carolina Utara ini membawa kaleng bensin dan senapan. Keluarnya melaporkan dia hilang beberapa hari lalu. Polisi yakini dia pergi ke selatan dan mendapatkan senapan dalam perjalanan.
Trump pernah menghadapi percobaan pembunuhan dua kali saat kampanye 2024. Saat kejadian ini, Trump dan istri sedang di Gedung Putih.
Setelah masuk dekat gerbang utara, pria itu dihadapi dua agen Secret Service dan seorang deputi sherif. Dia disuruh jatuhkan barang bawaanya. Dia taruh kaleng bensin, lalu angkat senapannya ke posisi menembak. Petugas kemudian menembak untuk netralkan ancaman.
FBI minta warga sekitar periksa kamera keamanan mereka untuk membantu penyelidikan.
Identitas pria yang tewas belum diumumkan. Motif dan profil psikologinya masih diselidiki.
Insiden ini terjadi beberapa mil dari klub Trump di West Palm Beach, di mana seorang pria pernah coba bunuh dia saat main golf tahun 2024. Pria itu, Ryan Routh, sudah dihukum penjara seumur hidup.
Trump juga selamat dari percobaan pembunuhan di rapat kampanye di Butler, Pennsylvania.
Beberapa insiden kekerasan politik lain juga terjadi baru-baru ini, termasuk pembunuhan aktivis Charlie Kirk dan seorang pemimpin Demokrat di Minnesota.
Lima hari lalu, seorang pria dari Georgia bawa senapan ditangkap saat berlari ke arah Capitol AS.