Phoebe Gates, putri bungsu dari miliarder pendiri Microsoft Bill Gates, ingin membangun perusahaan AI untuk belanja. Dia tidak mau memakai nama keluarganya yang terkenal saat mencari investor. Perusahaannya yang bernama Phia baru saja dapat dana $35 juta dan sekarang nilainya sekitar $185 juta.
Phoebe (23 tahun) bilang ke Yahoo Finance bahwa dia punya "keinginan kuat" untuk membuktikan dia bisa sukses karena kemampuannya sendiri, bukan karena warisan orang tuanya. Dia belajar dari ayahnya bahwa tim yang solid adalah kunci penting dalam membangun bisnis.
Bagaimana Phoebe Gates membuat jalan sendiri
Dia mendirikan Phia bersama teman sekamarnya di Stanford, Sophia Kianni. Phia adalah asisten AI yang membantu bandingkan harga barang di banyak situs belanja secara langsung. Aplikasi ini sudah diunduh ratusan ribu kali.
Meski orang tuanya kaya, Phoebe tidak mau pakai uang mereka untuk Phia. Dia memilih mencari investor dari luar. Kadang, dia dan Sophia dapat pertanyaan yang tidak nyaman dari investor, misalnya tentang rencana punya anak. Ibunya, Melinda French Gates, memberi nasihat tegas: "Bangkit atau keluar dari permainan."
Phoebe mengatakan, dia ingin membangun sesuatu yang baru dan disukai banyak orang untuk menghilangkan cap "anak orang terkenal".