Netflix (NFLX) akan melaporkan pendapatannya setelah pasar tutup pada 16 April. Pasar memperkirakan pergerakan harga saham sekitar 6.94% ke atas atau ke bawah.
Implied volatility-nya adalah 42.37%, yang memberi NFLX IV Percentile 77% dan IV Rank 38.81%.
Netflix dianggap sebagai pelopor di bidang layanan streaming. Perusahaan ini berkembang dari penyedia rental DVD kecil menjadi penyedia layanan streaming terbesar, berkat koleksi kontennya yang sangat luas dan kehadirannya yang kuat di banyak negara.
Netflix sudah mengeluarkan banyak biaya untuk membuat acara orisinilnya sendiri. Ini membantunya mempertahankan posisi terdepan meskipun ada layanan baru seperti Disney+ dan Apple TV+ serta layanan yang sudah ada seperti Amazon Prime Video.
Netflix menayangkan film, acara TV, dan dokumenter dalam berbagai jenis dan bahasa. Pelanggan, baik di dalam maupun luar negeri, bisa menontonnya di berbagai perangkat yang terhubung internet, seperti TV, komputer, dan ponsel. Untuk segmen DVD di Amerika, Netflix mengirimkan DVD melalui pos dari pusat distribusi di kota-kota besar AS.
Hari ini, kita akan melihat strategi perdagangan iron condor untuk periode earnings. Jenis perdagangan ini bisa berisiko tinggi, jadi pastikan kamu paham cara kerjanya sebelum mencoba.
Sebaiknya, kita tutup posisi ini sebelum pengumuman earnings.
Iron condor bertujuan untuk mendapat untung dari penurunan implied volatility, dengan saham tetap bergerak dalam rentang yang diharapkan.
Semakin tinggi implied volatility, semakin lebar rentang pergerakan yang diharapkan.
Keuntungan maksimal untuk iron condor terbatas pada premi yang diterima, sementara kerugian maksimalnya juga ada batasnya. Untuk menghitung kerugian maksimal, kurangi selisih harga strike opsi long dan short dengan premi yang diterima.
Sebagai pengingat, iron condor adalah kombinasi dari bull put spread dan bear call spread.
Ide dari strategi ini adalah mendapat untung dari time decay, dengan harapan saham tidak bergerak terlalu jauh ke salah satu arah.
Pertama, kita buat bull put spread. Menggunakan tanggal kadaluarsa 17 April, kita bisa jual put $85 dan beli put $80. Kemudian untuk sisi call, kita jual call $105 dan beli call $110.
Totalnya, iron condor ini akan menghasilkan sekitar $0.92 per kontrak atau premi $92.
Zona untungnya berada di antara $84.08 dan $105.92, yang merupakan rentang cukup lebar untuk Netflix. Ini dihitung dengan menambahkan atau mengurangkan premi yang diterima ke harga strike short.
Karena kedua spread lebarnya $5, risiko maksimal perdagangan ini adalah 5 – 0.92 x 100 = $408.
Jadi, jika kita bagi premi ($92) dengan risiko maksimal ($408), perdagangan iron condor ini punya potensi return 23%.
Jika pergerakan harga stabil, maka iron condor akan bekerja dengan baik. Tapi, jika saham NFLX bergerak lebih besar dari perkiraan, perdagangan ini akan mengalami kerugian.
Perdagangan yang dipegang selama periode earnings sulit disesuaikan, jadi hasilnya bisa berhasil atau tidak.
Iron condor untuk Netflix ini menawarkan setup yang seimbang dan probabilitas tinggi bagi trader opsi yang mencari pendapatan stabil dengan risiko terbatas. Dengan menargetkan strike short di luar level support dan resistance kunci, strategi ini mendapat manfaat dari time decay dengan profil risk/reward yang sehat.
Ingat untuk tutup posisi sebelum earnings jika kamu tidak ingin menanggung risikonya.
Harap diingat bahwa opsi itu berisiko, dan investor bisa kehilangan 100% dari modal mereka.
Artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan bukan rekomendasi perdagangan. Selalu lakukan penelitianmu sendiri dan konsultasi dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan investasi apapun.
Pada tanggal publikasi, Gavin McMaster memiliki posisi di: NFLX. Semua informasi dan data dalam artikel ini hanya untuk tujuan informasional. Artikel ini awalnya diterbitkan di Barchart.com