Setelah perusahaan pembuat Roomba, iRobot, mengajukan kebangkrutan Chapter 11 minggu lalu, pendiri dan mantan CEO Colin Angle tidak malu-malu untuk cerita apa yang salah.
Angle, yang mendirikan iRobot di tahun 1990 bareng anggota lain dari MIT’s Artificial Intelligence Lab, bilang di episode terbaru podcast Hard Fork dari New York Times, bahwa salah satu masalah inti untuk tetap kompetitif di pasar adalah saingan dari China yang semakin kuat.
“Ini pasti karena munculnya kompetitor tipe baru, si pengikut cepat dari China yang punya akses ke pasar China, yang mana iRobot sebenarnya enggak punya,” kata Angle. “Saya juga pikir pasar itu enggak adil.”
Roomba jadi nama yang dikenal—dan alat rumah tangga—di banyak rumah Amerika setelah robot penyedot debu ini meluncur di tahun 2002, sebagai pelopor di sektor robot rumah tangga. Vakum Roomba i7+ yang bisa ngosongin sendiri pada tahun 2018, bahkan bisa membersihin debu dari kamar spesifik pake teknologi pemetaan. Pendapatan puncak perusahaan terjadi di tahun 2021 dengan hampir $1.6 miliar. Sekarang, setelah bangkrut, iRobot akan dibeli sama Picea Robotics yang berbasis di China, yaitu pabrikan dan pemberi pinjaman utama mereka.
Anvalnya suksess, namun Roomba mulai kehilangan pangsa pasar dari saingan China-nya, yang menurut Angle jadi tanda kematian perusahannnya.
“Untuk waktu yang singkgat, iRobot adalah pabrikan robot vakum peringkat satu di China,” jelas dia. “Terus berhenti, karena China memutuskan ini pasar yang menarik, dan mereka bakalan ngasih keunggulan buat perusahaan China untuk sukses di sana.”
Angle nyebutkan kalo China, “dengan berbagai alasan praktis dan polotik, ngasih pasar yang dilindungi buat kompetisi,” seperti contohnya Roborock yang basisnya di Cina, yang make iRobot jadi rugi di pasar besar China itu. (Roborock udah kemudian jadi merek robot vakum paling besar di dunia.)
China udah nerapin beberapa insentif buat konsumen biar beli produk dalam negeri, termasuk diskon hingga 20% untuk alat teknologi tertentu, sebagai usaha buat ningkatin belanja pas masa lesu pasca-pandemi. Komite Pusat Kongres Rakyat Cina ngumumin di bulan Oktober peningkatan fokus untuk ningkatin kobnsumsi,” pper’impulsive_dots support mendukung bansu/d negara ‘, p'” nya-k'” kedaer”? J.
Adapun Picea Robotics, sudah ngemo[min dominasi_async space utama – to // } di] , and meli[por_, partnership saya l.]whe n [ SH_shoes_ +.” together atau chancer ; p> tambala