Anthony Scaramucci, pendiri SkyBridge Capital, tetap percaya sama Bitcoin.
Scaramucci, yang dulu kerja di Goldman Sachs dan sempet jadi Direktur Komunikasi Gedung Putih di bawah Trump tahun 2017 cuma 11 hari, sekarang jadi salah satu pendukung Bitcoin paling keras di Wall Street.
Di sebuah postingan di X, dia kasih lima alasan kenapa dia masih optimis, meskipun Bitcoin lagi susah belakangan ini.
Kelangkaan yang dikontrol kode, bukan janji
Poin pertama Scaramucci tentang pasokan Bitcoin yang tetap. Karena maksimalnya cuma 21 juta koin dan diatur sama kode, bukan kebijakan, katanya aset ini beda sendiri di dunia yang punya utang USD37 triliun.
“Itu inti argumennya,” tulis dia.
Ini jualan paksa, bukan tesis yang rusak
Poin kedua bilang penurunan baru-baru ini lebih karena tekanan jual mekanis, bukan karena fundamentalnya jelek.
Menurut dia, penambang yang jual buat nutup biaya dan posisi leverage yang ditutup yang bikin harga turun, bukan karena Bitcoin jelek.
Infrastruktur institusional gak kemana-mana
Poin ketiga fokus ke infrastruktur institusi yang udah dibangun sejak 2024. Layanan kustodian, infrastruktur ETF, dan akses perdagangan yang diatur, katanya, gak bakal ilang cuma gara-gara harga jatuh.
Dia bilang infrastruktur itu jadi lantai permanen buat Bitcoin, terlepas dari harga jangka pendek.
Aset USD1.3 triliun ngejar pasar USD29 triliun
Poin keempat tentang celah besar antara kapitalisasi pasar koin, kira-kira USD1.3 triliun, dan pasar emas sekitar USD29 trili.
Argumen Scaramucci soal proporsi, bukan tebakan: kalau Bitcoin bisa menangkap 10 persen aja dari peran emas sebagai penyimpan nilai, itu representasi kali lipat, bukan cuma kenaikan persen dikit.
Pesimism sebagai sinyal, bukan peringatan
Poin terakhir tentang sentimen itu sendiri.
Scaramucci bilang, secara historis pesimism maksimal selalu jadi titik masuk Bitcoin, dan “setiap dasar pasar selalu kayak gini.”
Suara yang familiar, tetep pada posisinya
Scaramucci udah bangun reputasi beberapa tahun terakhir ini soot-sharing dukungannya yang konsisten ke Bitcoin, dan dia suka ngomong pas sentimen lagi jelek.
Postingan ini sesuai pola itu, sebuah pembelaan terstruktur di waktu obrolan orang-orang mulai hati-hati.
Gak tau tebakannya bakal bener ato salah, itu tergantung hal di luar satu artikel: peraturan, data institusional di bulan kedepan, dan jualan paksa yang dia bilang itu bener mau abis ato gak.
Soalnya, lima poin ini jadi tanda jelas dia percaya harga rendah itu segitu dan gak bakal mundur.
Cerita ini asli dari TheStreet pada 22 Juni 2026 di bagian “Investing”.
Mau bikin TheStreet jadi sumber utama? Klik di sini .