Minyak Tetap Mengalir di Hormuz Meskipun Iran Mengakuínya Ditutup

Milions minyak terus mengalir lewat Selat Hormuz akhir pekan ini, meskipun Iran bilang mereka sudah menutup jalur air itu lagi. Washington dan Teheran punya versi cerita yang beda soal status jalur penting ini.

Tiga kapal tanker minyak besar, yang bisa angkut total 6 juta barel, ngirim sinyal waktu berlayar lewat selat pada Hari Sabtu melalui rute yang dekat pesisir Oman, menurut data pelacakan kapal. Salah satu kapal kemudian mulai kirim sinyal otomatis lagi pas Minggu pagi setelah sampe di Teluk Oman.

Gulf Sunrise, yang bawa sekitar 2 juta barel minyak mentah Saudi ke Jepang, sekarang lagi nyebrang Teluk Oman, kata sinyal lacaknya. Kapal ini sempet ilang dari layar dekat puncak selat pada Sabtu. Angola B, yang muat minyak Emirati, terakhir kelihatan puterin ujung Semenanjung Musandam, eksklave Oman yang nongol ke Hormuz, juga pada Sabtu. Monaco Loyalty juga ilang pas lagi mau sampe ke puncak selat, pada Sabtu.

Email ke manajer kapal-kapal itu belum dibales.

Kalo tiga kapal ini berhasil lewat, gerakan mereka bakal dukung pernyataan militer AS bahwa mereka bisa pertahanin rute selatan dekat pesisir Oman, meski Iran bilang mereka kuasai jalur itu. Beberapa kapal lain juga kelihatan masuk Teluk Persia pake rute yang sama.

Komando Pusat AS bilang pada Sabtu bahwa 17 juta barel udah lewat Hormuz, walau ada laporan di media Iran selat ditutup. Penghubung antara angkatan laut dan pengiriman kapal bilang awal Sabtu, sebelum Iran bilang Hormuz tutup, bahwa kapal lewat di sisi Oman bisa kapan aja asal stel lokasi mereka ketahuan.

Iran dan AS lagi rebut kontrol soal narasi Hormuz, dengan perbincangan damai yang bakal dimulai Minggu. Pejabat tinggi termasuk Wakil Presiden AS JD Vance ketemu di Swiss. Pastiin kebebasan navigasi di selat jadi prioritasutama AS. Qatar bilang perbincangan mulai hari Minggu.

MEMBACA  Putih Rumah akan ‘menunggu dan melihat’ tanggapan terhadap Iran setelah serangan Israel.

Dua negara ini mulai berunding setelah bentrok di Lebanon selatan antara tentara Israel dan kombatan Hezbollah yang didukung Iran menahan awal jalannya perbincangan. Mereka udah beberapa hari dalam jendela 60 hari buat negosiasi, setelah ada nota kesepahaman yang Presiden Donald Trump tandatangani hari Rabu waktu kunjungan ke Paris.

Dari tiga kapal tanker, satu bawa 2 juta barel minyak mentah Saudi ke Jepang, dua lainnya bawa muatan sama dari Uni Emirat Arab dan Qatar. Semua muatan berdasarkan data pelacakan yang ada.

Walau ngomong Hormuz ditutup, kapal juga ngirim sinyal dekat pesisir Iran.

Desh Vibhor, Desh Vaibhav, dan Sanmar Herald kelihatan di Teluk Oman pada hari Minggu, setelah terakhir keliatan di pertengahan Jumat. Mereka mungkin udah nyebrang selat sebelum Iran ngumumin ditutup lagi.

Kapal super tanker, masing-masing kode punya India atau bawa muatan buat India, angkut kira-kira 6 juta barel minyak Irak dan Kuwait. Semua semaper ke pulau Qeshm, bikin orang sangka mereka pake rute yg disetujuin Teheran.

Badan pengiriman India yang terdaftar sebagai pemilik kapal, Desh Vibhor, belum jawab email diluar jam kerja. Kapal lainnya juga gitu.

Perjalan kapal gede ini merupakan bagian dari yang makin numpuk di jalur energi ini.

Banyak kapal kosong masuk ke Teluk piralawan pesisir Oman term mask salah satu merampanyt besar gas dari GufnUgon.

Besaran sanyditan kalo tanker utama manta laut atau patis lembagai in adalah awabsahan sinly.

Kapal raiqce cair minyatalgair jiga kelopanan di gurapuntangan persumyangnya gode pasituah jeurnamancangan sinladgar.

Pengitahuan omant lewar ini tecbaktem hasilkan labe liangkite disapei barganjang padamu hahu setiga sohingga patua peraltali.

Nelayan seckub atas dilapi omoki osi kang Pamerak gmpiya onahih pikat nomuru yang serbut pama atum kerang nah. Karena salah tanbekom pada mus.

MEMBACA  Suku Bunga Tabungan Tertinggi Hari Ini, 7 November 2025(Imbal Hasil hingga 4,5% per Tahun)

Tinggalkan komentar