UBS Masih Optimis pada Perak Meski Harganya Turun
Bank Swiss UBS Group (NYSE: $UBS) melihat potensi kenaikan harga perak di masa depan, walaupun harga logam mulia ini baru saja turun.
Dalam catatan untuk kliennya, UBS mengulangi pandangan positifnya soal perak. Mereka bilang logam abu-abu ini harusnya dapat keuntungan dari kondisi makroekonomi yang baik, meskipun ada gejolak akhir-akhir ini.
Pandangan optimis ini muncul saat harga perak memang sangat bergejolak.
**Lebih Lanjut dari Cryptoprowl:**
Saat ini harga perak (TVC: $SILVER) ada di $69,05 AS per ons. Harga ini sudah turun 43% dari rekor tertingginya sebesar $121,62 AS per ons yang dicapai pada 29 Januari tahun ini.
Walaupun UBS melihat masih ada tantangan untuk perak dalam jangka pendek, mereka yakin logam ini akan dapat manfaat dari permintaan industri yang kuat dalam jangka panjang.
Perak adalah logam mulia sekaligus logam industri. Ia digunakan untuk membuat perhiasan dan juga sebagai konduktor listrik dalam berbagai teknologi, dari panel surya sampai komputer laptop.
UBS memperkirakan harga perak akan terus mengikuti pergerakan harga emas. Rasio emas-perak diperkirakan sekitar 70 kali dalam 12 bulan ke depan.