Menurut Analis, Ini Alasan Endava (DAVA) Jadi Saham Teknologi Kurang Bersinar yang Layak Dimiliki

Endava (NYSE:DAVA) adalah salah satu saham teknologi yang menurut analis sedang kurang berkinerja bagus tapi tetap layak dibeli. Pada 21 Mei, Endava melaporkan kinerja yang menantang di kuartal fiskal ketiga tahun 2026, di mana pendapatan turun 8,4% dibanding tahun sebelumnya menjadi £178,5 juta. Perusahaan menghadapi permintaan yang tidak merata dan siklus deal yang memanjang. Dampak keuangan yang signifikan pun terjadi, termasuk kerugian pencatatan goodwill sebesar £364,6 juta dan biaya pajak tangguhan. Alhasil, perusahaan mencatat kerugian per saham sebesar £7,55, penurunan tajam dari keuntungan yang dilaporkan pada periode yang sama tahun lalu.

Meski menghadapi masalah jangka pendek ini, manajemen menyatakan perusaahaan sudah sukses beralih ke bisnis yang berfokus pada kecerdasan buatan atau AI. Pendapatan dari layanan AI naik dari 5% dari total pendapatan setahun lalu menjadi 15% di kuartal ini. Ini juga didukung oleh kerja sama baru dengan Mastercard dan Tyl by NatWest. Manajemen percaya bahwa dengan fokus pada inisiatif AI yang berkembang pesat ini dan memperkuat hubungan dengan klien, tren negatif saat ini bisa diubah menjadi momentum positif di masa depan.

Untuk kuartal fiskal keempat, Endava memperkirakan pendapatan akan sekitar £181,0 juta sampai £185,0 juta, yang masih ada penurunan dalam bentuk mata uang tetap (constant currency). Laba per saham yang disesuaikan untuk kuartal berikutnya diperkirakan antara £0,09 sampai £0,13.

Endava adalah perusahaan jasa teknologi global yang ahli dalam transformasi digital, rekayasa perangkat lunak, dan solusi otomatisasi cerdas. Didirikan pada tahun 2000 dan berkantor pusat di London, perusahaan ini melayani sektor seperti pembayaran, jasa keuangan, dan telekomunikasi.

Walaupun DAVA punya potensi investasi, kami yakin ada saham-saham AI yang menawarkan potensi kenaikan lebih besar dan risikonya lebih kecil. Kalau Anda mencari saham AI yang harganya murah, berpotensi besar akibat tarif Trump era, dan tren produksi dalam negeri (onshoring), liha lah laporan gratis kami tentang [saham AI jangka pendek terbaik].

MEMBACA  NFL pertama dengan dua wanita presiden di kemudi

BACA JUGA: 33 Saham yang Bisa Berlipat Ganda dalam 3 Tahun dan Portofolio Cathie Wood 2026: 10 Saham Terbaik untuk Dibeli.

Disclosure: Tidak ada. Ikuti Insider Monkey di Google News.

Tinggalkan komentar