Rio Tinto PLC ADR (NYSE:RIO) itu salah satu pilihan saham emas top dari Goldman Sachs. Pada tanggal 21 April, Macquarie ngasih peringkat Outperform lagi untuk Rio Tinto PLC ADR (NYSE:RIO) dan naekin target harga jadi AUD186.00 dari sebelumnya AUD183.00.
Ini kenapa Wall Street optimis sama Rio Tinto PLC ADR (RIO) meskipun pendapatan mereka kurang memuaskan.
Sikap positif dan kenaikan target harga ini terjadi karena ekspetasi bahwa perusahaan bakal dapet hasil lebih tinggi dari tambang Oyu Tolgoi dan juga peningkatan pendapatan dari harga aluminium yang lebih tinggi. Perusahaan riset ini juga ngeremehin hasil kuartal pertama yang gak sesuai harapan, dan bilang kalo penjualan bijih besi mereka terpengaruh sama siklon. Akibatnya, mereka memperkirakan perusahaan bakal bangkit lagi, dengan naikin perkiraan laba per saham sebesar 3% untuk tahun 2026. Macquarie juga berharap Rio Tinto bakal unggul berkat kekuatan aluminium.
Sebelumnya, unit Rio Tinto yaitu Kennecott Exploration Company bikin perjanjian joint venture sama Mogotes Metals soal penemuan emas dan tembaga di Montana, AS. Perjanjian ini fokus pada eksplorasi mineral tahap awal, yang bisa ningkatin paparan Rio Tinto terhadap tembaga dan emas di Amerika Utara.
Rio Tinto PLC ADR (NYSE:RIO) menghasilkan emas terutama sebagai produk sampingan dari operasi tambang tembaga skala besarnya, terutama di tambang Kennecott di AS. Perusahaan ini ambil emas murni tinggi dari lumpur elektrolit yang dihasilkan saat pemurnian tembaga, yang kemudian dijual sebagai bagian dari portofolio logam diversifikasi mereka.
Meskipun kami sadar potensi RIO sebagai investasi, kami percaya beberapa saham AI tertentu tawarkan potensi kenaikan yang lebih besar dan risiko penurunan yang lebih kecil. Kalo kamu nyari saham AI yang sangat murah dan juga bakal untung besar dari tarif era Trump dan tren onshoring, lihat laporan gratis kami tentang saham AI jangka pendek terbaik.
BACA JUGA: 11 Saham TSX Terbaik untuk Dibeli Menurut Hedge Funds dan 8 Saham Australia Terbaik untuk Dibeli di Tahun 2026.
Pengungkapan: Tidak ada. Ikuti Insider Monkey di Google News.