“Lakukan atau Turun dari Tangga,” Nasihat Dave Ramsey kepada Penelepon Saat Hubungan 8 Tahun dan Utang Rp 840 Juta Picu ‘Mimpi Buruk’

David, seorang penelpon dari Boise, Idaho, menghubungi acara “The Ramsey Show” karena masalah uang yang makin serius dalam hubungannya yang sudah delapan tahun.

Dia cerita ke host, ahli keuangan Dave Ramsey dan Ken Coleman, bahwa dia dan pacarnya punya hutang sekitar $60,000 dan penghasilan mereka berdua kurang lebih $10,000 per bulan.

David bilang dirinya sangat fokus pada anggaran dan bayar hutang, sedangkan pacarnya, juga 38 tahun, lebih spontan dengan uang. Dia mau agresif lunasi hutang, tapi pacarnya mau David yang mulai dulu dan rencana ikut nanti setelah lihat hasil—ini bikin diskusi uang mereka jadi sering berantem.

Ramsey bilang situasi ini terjadi karena David dan pacarnya belum menikah. Karena itu, tidak ada struktur hukum atau keuangan yang benar-benar gabungan.

“Ini seperti kamu berdebat dengan teman sekamar tentang cara dia mengelola uang,” kata Ramsey, tekankan bahwa realitas hukum dan keuangan mereka tidak sesuai dengan cara David menggambarkan situasi.

Dia bilang setiap orang punya tanggung jawab hukum dan pendapatan yang terpisah. Meskipun David anggap keuangan mereka gabungan, pemberi pinjaman dan bank hanya lihat mereka sebagai dua individu, bukan satu kesatuan.

“Kamu pura-pura seperti sudah menikah secara keuangan padahal tidak,” katanya, tambah bahwa ketidakcocokan ini bikin hubungan terus tegang.

“Delapan tahun itu waktu yang cukup lama untuk memutuskan,” kata Ramsey, tentang apakah hubungan ini akan lanjut ke arah yang jelas.

Dia bilang pasangan sering susah ketika coba koordinasi keuangan tanpa keputusan itu. “Kamu akan susah maju dalam hubungan sampai buat keputusan itu,” kata Ramsey, tambah bahwa kemajuan keuangan juga lebih sulit jika tanggung jawab hukum tetap terpisah.

MEMBACA  Spiral penurunan demokrasi membuat Starmer tidak punya celah dalam masalah imigrasi

Ramsey bilang jika tujuan mereka adalah nikah, konseling pranikah harus jadi bagian prosesnya, apalagi karena cara mereka beda dalam hal uang. Dia bilang pasangan dengan gaya keuangan berbeda sering berhasil jika mereka sepakat soal arah dan ekspektasi.

Tinggalkan komentar