Kondisi Kredit yang Mengencang dan Dukungan Regulasi yang Berkembang Membentuk Narasi Analis Terhadap JPMorgan Chase (JPM)

JPMorgan Chase & Co. (NYSE: JPM) ada di list kami untuk saham terbaik buat stabilitas keuangan.

Kondisi Kredit yang Ketat dan Peraturan yang Berubah Mempengaruhi Cerita Analis Soal JPMorgan Chase (JPM)

Per tanggal 24 Maret 2026, JPMorgan Chase & Co. (NYSE: JPM) masih dapat kepercayaan dari sekitar 70% analis yang meliput, yang memberi rating positif untuk saham ini. Target harga konsensus $350 artinya potensi kenaikan lebih dari 20%.

Kondisi kredit yang semakin ketat dan perubahan peraturan yang mendukung sedang membentuk cerita para analis tentang JPMorgan Chase & Co. (NYSE: JPM), dengan Goldman Sachs baru-baru ini meninjau kembali saham ini.

Pada 20 Maret 2026, Goldman Sachs membahas usulan revisi aturan Basel III Endgame. Mereka bilang revisi ini bisa mengurangi kebutuhan modal CET1 sebanyak $50 miliar, sambil sedikit menaikkan Aset Tertimbang Risiko (RWAs). Usulan ini mungkin memberi sedikit kelegaan modal untuk bank-bank besar. Tapi, analis Goldman Sachs menyebutkan bahwa pesaing perusahaan ini, yaitu Morgan Stanley dan Citigroup, akan dapat manfaat lebih besar dari perubahan ini karena mereka punya cadangan modal ekstra yang lebih sedikit dibanding JPMorgan.

Bank investasi itu menurunkan target harga untuk JPMorgan Chase & Co. (NYSE: JPM) dari $397 jadi $352 dan mengulangi rating “Beli”.

Sementara itu, kekhawatiran tentang kualitas kredit juga meningkat.

Pada 12 Maret 2026, JPMorgan Chase & Co. (NYSE: JPM) menandai risiko terkait asetnya, dengan menurunkan nilai beberapa pinjaman kredit privat. Sebagai akibatnya, bank ini mengurangi leverage ke peminjam di tengah tekanan di pasar senilai $2 triliun, seperti dilaporkan Reuters. Walaupun jumlahnya kecil, penyesuaian ini memasukkan kekhawatiran likuiditas dan penyesuaian valuasi yang berdampak di seluruh kredit privat.

MEMBACA  Koperasi Desa Dukung Pedagang Kaki Lima dan UMKM: Menteri

JPMorgan Chase & Co. (NYSE: JPM) adalah perusahaan jasa keuangan global yang beragam, menawarkan perbankan investasi, perbankan konsumen, pinjaman komersial, dan manajemen aset. Operasi perusahaannya mencakup pasar modal, pembayaran, dan manajemen kekayaan di seluruh dunia.

Walau kami akui potensi JPM sebagai investasi, kami yakin beberapa saham AI menawarkan potensi keuntungan yang lebih besar dan punya risiko turun yang lebih kecil. Kalau kamu cari saham AI yang sangat undervalue dan juga bisa dapat untung besar dari tarif era Trump dan tren onshoring, lihat laporan gratis kami tentang saham AI jangka pendek terbaik.

BACA SELANJUTNYA: 33 Saham yang Seharusnya Naik Dua Kali Lipat dalam 3 Tahun dan 15 Saham yang Akan Membuatmu Kaya dalam 10 Tahun.

Pengungkapan: Tidak ada. Ikuti Insider Monkey di Google News.

Tinggalkan komentar