Kasus Aneh Pastor ICE: Unjuk Rasa Minnesota Ganggu Ibadah dan DOJ Turun Tangan

Departemen Kehakiman AS bilang mereka sedang menyelidiki sekelompok demonstran di Minnesota. Demonstran ini mengganggu kebaktian di sebuah gereja dimana seorang pejabat lokal ICE ternyata juga bekerja sebagai pendeta disana.

Ada video siaran langsung di halaman Facebook Black Lives Matter Minnesota yang nunjukin sekelompok orang menginterupsi kebaktian di Cities Church di St. Paul. Mereka teriak “ICE keluar” dan “Keadilan untuk Renee Good”. Renee Good adalah seorang ibu tiga anak berusia 37 tahun yang ditembak mati oleh agen ICE di Minneapolis awal bulan ini.

Para pengunjuk rasa menyatakan salah satu pendeta gereja itu — David Easterwood — juga memimpin kantor ICE lokal yang mengawasi operasi-operasi yang melibatkan taktik kekerasan dan penangkapan ilegal.

Asisten Jenderal Kehakiman AS Harmeet Dhillon bilang lembaganya menyelidiki pelanggaran hak-hak sipil federal “oleh orang-orang yang menodai rumah ibadah dan mengganggu jemaat Kristian”. Dia bilang di media sosial bahwa rumah ibadah bukan tempat untuk protes.

Jaksa Agung Pam Bondi juga berkomentar di media sosial. Dia bilang pelanggaran hukum federal akan dituntut.

Nekima Levy Armstrong, yang ikut protes dan memimpin organisasi hak sipil Racial Justice Network, anggap penyelidikan DOJ itu cuma palsu dan pengalihan perhatian dari tindakan agen federal di Minneapolis-St. Paul. Dia bilang, bagaimana bisa seorang pendeta juga mengawasi agen-agen ICE yang membahayakan masyarakat.

Situs web Cities Church mencatat David Easterwood sebagai pendeta. Informasi pribadinya cocok dengan David Easterwood yang disebut dalam dokumen pengadilan sebagai direktur pelaksana kantor ICE St. Paul. Easterwood pernah muncul di konferensi pers Minneapolis Oktober lalu bersama Menteri Keamanan Dalam Negeri.

Gereja Cities Church tidak merespon telepon atau email yang meminta komentar. Informasi kontak Easterwood juga tidak bisa ditemukan. Easterwood tidak memimpin bagian kebaktian yang disiarkan langsung dan tidak jelas apakah dia ada di gereja pada hari Minggu itu.

MEMBACA  Saham EchoStar: Pembicaraan Merger DirecTV Dapat Mulai Kembali Setelah Kesepakatan Spektrum AT&T

Dalam dokumen pengadilan 5 Januari, Easterwood membela taktik ICE di Minnesota, seperti menukar pelat kendaraan dan menyemprot demonstran dengan bahan kimia iritan. Dia tulis bahwa agen federal mengalami ancaman dan agresi yang meningkat, jadi alat kendali kerumunan penting untuk perlindungan. Dia beri kesaksian bahwa dia tidak tahu ada agen yang “sengaja menarget atau balas dendam pada pengunjuk rasa damai”.

Badan ICE AS menyatakan, “Para penghasut tidak hanya menarget petugas kami. Sekarang mereka juga menarget gereja. Mereka berkeliling dari hotel ke hotel, gereja ke gereja, memburu penegak hukum federal yang mempertaruhkan nyawa mereka untuk melindungi warga Amerika.”

Pendiri bersama Black Lives Matter Minnesota, Monique Cullars-Doty, bilang penuntutan DOJ itu salah arah. Dia bilang, “Jika kamu punya pemimpin di gereja yang mengatur dan mengarahkan penggerebekan ICE, ya ampun, jadi apa dunia ini? Kita tidak bisa hanya duduk diam melihat orang disesatkan.”

Tinggalkan komentar