Investor terkenal Warren Buffett dan Mark Cuban setuju bahwa investasi terbaik adalah investasi dalam diri sendiri.
Keduanya, yang sudah mengumpulkan kekayaan besar melalui berbagai strategi investasi, menyebut peningkatan diri sebagai investasi nomor satu mereka.
Buffett, yang kekayaannya naik dari $10 juta di umur 30 menjadi sekitar $147 miliar, percaya bahwa investasi pada diri sendiri memberikan hasil terbesar.
Jangan Lewatkan:
“Berinvestasi pada diri kamu adalah hal terbaik yang bisa dilakukan. Apapun yang meningkatkan bakat kamu; tidak ada yang bisa memajaki nya atau mengambilnya darimu. Mereka bisa punya defisit besar dan nilai dolar bisa turun. Banyak hal bisa terjadi. Tapi jika kamu punya bakat, dan kamu memaksimalkan bakatmu, itu adalah aset hebat yang bisa kembali 10 kali lipat,” kata Buffett dalam sebuah wawancara.
Dia tekankan bahwa meningkatkan kemampuan, mendapat pengalaman, dan memperluas jaringan adalah investasi yang tidak pernah turun nilainya.
Begitu juga, Cuban, yang dikenal dari acara Shark Tank dan investasinya di startup, mengulangi pendapat Buffett. Dia bilang beberapa investasi terbaiknya adalah dalam dirinya sendiri.
“Beberapa investasi terbaik yang pernah saya buat adalah investasi pada diri saya sendiri. Saat pertama mulai, kamu mungkin punya pekerjaan atau tidak. Kamu tidak punya uang. Kamu benar-benar tidak pasti tentang karir mu,” jelas Cuban saat berbicara dengan Men’s Health.
Lihat Juga: Punya $100k+ untuk diinvestasikan? Charlie Munger bilang itu tahap tersulit — jangan berhenti sekarang. Dapatkan penasihat keuangan dan terus berkembang
Baik Buffett dan Cuban setuju bahwa berinvestasi pada diri sendiri, baik dengan belajar skill baru atau dapat pengalaman, menjamin keuntungan dan adalah strategi yang paling bisa dikendalikan.
Pandangan sama dari para raksasa investasi ini menekankan pentingnya belajar terus-menerus dan peningkatan diri. Kisah sukses mereka membuktikan nilai dari investasi pada diri sendiri, menunjukkan potensi untuk tumbuh secara pribadi dan sukses finansial.
Nasihat ini sangat relevan dalam ekonomi yang berubah cepat, di mana kemampuan beradaptasi dan belajar terus-menerus adalah kunci untuk tetap unggul.