Indeks Dow Tembus 49.000, S&P 500 Melonjak ke Rekor Tertinggi di Awal Tahun yang Bersejarah

Saham AS naik ke rekor tertinggi baru pada hari Selasa. Investor terus mempertimbangkan aksi AS terhadap Venezuela dan bersiap untuk banyak data baru minggu ini untuk melihat kesehatan ekonomi.

Indeks S&P 500 (^GSPC) naik 0.6%, tutup di rekor tertinggi. Indeks Nasdaq Composite (^IXIC) juga naik 0.6%. Dow Jones Industrial Average (^DJI) naik 1% dan tutup di atas 49,000 untuk pertama kalinya.

Investor menilai peta jalan AI dari Nvidia (NVDA) dan AMD (AMD) yang diumumkan di CES di Las Vegas. CEO Jensen Huang meluncurkan platform superchip AI Vera Rubin generasi baru dari Nvidia. Kemudian CEO AMD Lisa Su memperkenalkan sistem Helios saingannya. Perhatian juga tertuju pada chip PC baru dari Intel (INTC) dan Qualcomm (QCOM).

Saham teknologi yang naik pada Selasa termasuk Amazon (AMZN), Micron (MU), dan Broadcom (AVGO).

Sementara itu, fokus mulai beralih ke data pasar tenaga kerja dan data lainnya minggu ini. Pada hari Selasa, data akhir PMI Jasa S&P Global untuk bulan Desember menunjukkan sektor jasa AS tumbuh paling lambat dalam delapan bulan.

Kurangnya data baru-baru ini membuat lebih sulit untuk menebak bagaimana Federal Reserve akan mengubah suku bunga tahun ini. Ketua Jerome Powell mengatakan pembuat kebijakan akan berhati-hati sampai situasi pasar tenaga kerja lebih jelas. Ini membuat laporan pekerjaan Desember yang akan dirilis Jumat menjadi sangat penting.

Di komoditas, tembaga (HG=F) terus melonjak setelah tembus di atas $13,000 per ton untuk pertama kalinya, mencapai rekor baru. Kekhawatiran tentang tariff potensial dari Trump mendorong penimbunan di AS, membuat pasokan di dunia lain berkurang.

MEMBACA  Kompolnas Menyebut Senjata yang Digunakan untuk Membunuh 3 Polisi di Way Kanan Bukan Senjata Rakitan

Tinggalkan komentar