Orang Amerika ingin bekerja lebih lama untuk membiayai hidup karena biaya hidup terus naik dan manfaat pensiun seperti 401(k) semakin sulit didapat. Namun banyak pekerja Gen X yang lebih tua dan boomer muda terpaksa pensiun setelah dipecat tanpa ada pekerjaan baru.
Di antara warga AS berusia 50 sampai 65 tahun, 14% pernah dipecat sekali dalam 10 tahun terakhir, dan 4% dipecat lebih dari sekali. Ini menurut analisis WSJ tahun 2025 dari studi Boston College. Dari mereka yang dipecat, 24% tidak bisa mendapatkan pekerjaan baru. Kelompok ini hampir seluruhnya adalah pekerja Gen X, yang berusia 45 hingga 60 tahun dan biasanya memegang posisi senior.
Memiliki pengalaman bertahun-tahun tidak membuat mereka selalu jadi pilihan utama. Generasi yang lebih tua sering butuh waktu lebih lama untuk mencari kerja. Gen Z dan milenial usia 25-34 biasanya menganggur rata-rata 19 minggu, empat pekerja usia 55-64 menganggur 26 minggu. Bahkan di antara Gen X yang bisa dapat kerja baru, 11% harus menerima gaji yang lebih rendah.
Ada beberapa alasan Gen X kesulitan dapat kerja setelah dipecat. Karena mereka adalah generasi tertua yang masih bekerja, mereka dianggap akan pensiun sebentar lagi, dibanding milenial atau Gen Z yang masih punya puluhan tahun karier. Ini membuat persaingan untuk posisi senior jadi lebih ketat.
Beberapa orang Amerika mendekati usia pensiun 65 tahun tetapi memilih bekerja lebih lama karena harus. Sekitar 81% pekerja Gen X bilang pekerjaan mereka saat ini tidak cukup untuk merasa aman secara finansial, menurut data tahun 2024. Mereka merasakan tekanan keuangan lebih berat daripada generasi lain: hanya 75% Gen Z, 73% milenial, dan 71% baby boomer yang bicara hal sama.
“Banyak pekerja Gen X mengalami tekanan keuangan besar—mulai dari naiknya biaya hidup hingga tanggung jawab merawat anak dan orang tua,” kata CEO Deputy Silvija Martincevic.
Saat tekanan keuangan memuncak, banyak Gen X ternyata belum diperhatikan kurang dihargai. M.disebut sebagai “Generasi yang Terlupakan,” mereka sering diabaikan sebagai pekerja penting padahal sepertiga angkatan kerja AS adalah Gen X. Gen X 18% lebih kecil dari generasi lain untuk merasa m.emiliki rasa memiliki di perusahaannya, lapor Achievers tahun 2024. Mereka juga 30% lebih sedikit untuk merasa dihargai.
Hampir setengah pekerja di atas 40 tahun bilang mereka dapat gaji lebih rendaj dari kolega yang lebih muda. Sekitar 49% bilang gaji mereka lebih kecil dari Gen Z atau milenial yang kerjaan sama.
Karena umurnya dan dugaan akan pensiun, Gen X juga sering dilewati dieI presentasi promosi. Sekitar 22% pekerja di atas 40 tahun mengalami tempat kerja mereka menghindari menugasi pekerja tua tugas berat. Dan 16% merasa selalu dilompati untuk promosi olehman younger.
Versi cerita ini pernah diterbitkan dalam situs Fortune.com waktu 22 Juli 2025.