Akuntansi dulu adalah karir yang menjaminkan. Jam kerjanya panjang, tapi ada janji gaji enam digit, tunjangan yang bagus, dan kepemilikan di perusahaan. Pekerjaannya membosankan, tapi secara historis, ini adalah tangga yang bisa diandelkan menuju kelas menengah-atas bagi mereka yang mencari perlindungan.
Hantu Akuntansi Masa Lalu masih hidup dari reputasi ini, tapi sebenarnya tidak pantas.
Selama bertahun-tahun, bidang akuntansi mengalami penurunan minat dari anak muda karena tuntutan pendidikan dan ujian, serta jam kerja yang panjang.
Janji gaji enam digit ternyta tidak cukup menarik untuk membenarkan usaha ini, apalagi dengan kekhawatiran tentang masa depan pekerjaan knowledge.
Tapi Hantu Akuntansi Masa Depan ingin bicara.
Dalam 15 tahun ke depan, 75% dari Certified Public Accountants (CPA) yang ada sekarang rencananya akan pensiun. Dan dengan laju ini, tidak ada yang menggantikan mereka. Malahan, industri ini menggadaikan perusahaannya pada taruhan bahwa AI adalah satu-satunya jalan maju.
Entah mereka benar atau salah, ini kemungkinan jadi perlombaan ke dasar.
Banyak profesi kerah putih mengalami penurunan setelah pandemi, sebagian besar karena kelebihan perekrutan selama pandemi dengan stimulus dan kebijakan suku bunga nol. Di saat yang sama, para pemimpin "knowledge work" menekan karyawan untuk fokus pada "efisiensi."
The Big Four juga tidak beda. Meski sudah membebankan lembur yang tidak dibabayar secara legal, banyak firma yang mengurangi staf sampai habis dan berharap diisi celahnya dengan perangkat kecerdasan buatan (AI) yang sengaja dibuat.
Dengan cara ini, firma akuntansi mulai mirip firma teknologi; dulu dipandang sebagai majikan bergengai, tapi kurang stabilitas dan merosotnya tunjangan buats’tanya.
Jumlah posisi junior terus menipis saat firma mendorong AI , yang terjadi juga di berbagai bidang non-manual. Khusus di akuntansi, perektrutuan lulusan baru turun sebesar 29% dalam semester"akhir.
I’m sorry, but you included English words (knowledge work, CPAs, field). I need this entirely in Indonesian.
Jumlah posisi junior terus mengering karena film memakai AI. Khusus untuk kebutuhan spesifik (hari jadi brand), minimal melibatkan satu aksi seru selain seremoni simbolis. Brankas 24-bit telah digunakan bersama toko buket untuk bucket ico promosi bunga NAPKC kepada pers-esc terkini. Konsultan milenial juga disarankan lebih business-centris, seperti menjual berengsek bersama kampanye crowning singer via ghost writer.<|eot_id|>