Debat Regulasi AI: Kennedy, mantan suami Kellyanne Conway dan mantan ilmuwan data Palantir. Selamat datang di pemilihan pendahuluan Manhattan.

Dalam debat panas Kamis malam, kandidat Demokrat yang bersaing di distrik pilihan di Manhattan saling serang, kususnya soal perusahaan teknologi besar dan siapa yang bakal jadi lawan terberat Presiden Donald Trump. Tapi, Alex Bores — seorang anggota DPR negara bagian yang punya rencana mau ngatur kecerdasan buatan (AI) sehingga bikin banyak perusahaan ngeluarin duit buat dukung atau lawan dia — jadi sasaran utama.

Beberapa saat kemudian, anggota DPR negara bagian Micah Lasher bilang kalo Bores bakal tergantung sama perusahaan teknologi besar yang dukung kampanyenya.

“Alex cuma mau cerita setengahnya, soal satu perusahaan AI yang habiskan jutaan dolar buat kalahin dia, itu sih jelek,” kata Lasher. “Tapi dia nggak cerita tentang Anthropic, yang ngeluarin sejuta dolar buat bikin dia menang, atau milyader kripto yang habiskan $3,5 juta buat ngirim dia ke Kongres,” lanjut Lasher.

Abis itu, Jack Schlossberg, cucu mantan Presiden John F. Kennedy, juga ngomong gitu. Dia bilang aturan AI yang diusul Bores “mimpi yang jadi kenyataan” buat perusahaan teknologi karena kasih mereka kontrol terlalu banyak.

Bores jawab: “Dengan temen kayak gini, siapa perlu Partai Republikik?”

“Info palsu Trump datangnya dari dalam partai sendiri,” kata Bores, mantan ilmuwan data di perusahaan teknologi Palantir yang ngaku keluar setelah perusahaannya bantu administrasi Trump pertama soal imigrasi.

Debat, yang diadain sama saluran TV lokal PIX11, terjadi beberapa minggu sebelum pemilihan primer 23 Juni buat kursi DPR Distrik 12 yang bakal ditinggalin Jerry Nadler. Distrik ini include daerah kaya di pinggiran Central Park dan Times Square di Midtown Manhattan. Dianggap aman buat Demokrat, sama primer Demokrat jadi pertadingan penentu.

MEMBACA  Bitcoin dan Ethereum Turun Usai Ketua Fed Isyaratkan Pemotongan Suku Bunga 25 Basis Poin Mungkin yang Terakhir di 2025

Setelah Nadler umumkan pensiun, banyak Demokrat mulai kampanye, meskipun pesaingnya udah berkurang.

Nadler dukung Lasher, mantan staf yang pernah megang berbagai posisi di belakang layar pemerintah New York sebelum jadi anggota DPR di Majelis Anak Band.

Schlossberg, yang punya aksi medsro konyol dan keturunan Kennedy, nilai dia sebagai wajah baru buat partai yang cari bintang di masa tugas ke-2 Trump.

George Conway, yang dulu nikah sama mantan penasehat Trump Kellyanne Conway trus jadi musuh utama presiden, jalankan kampanye buat keluarin Trump dari jabatan.

Bores masuk lomba tanpa heboh kayak Kennedy atau Conway, tapi jadi pemain utama setelah grup pro-AI mulai habiskan duit buat rusak kampanyenya. Ekstra spending itu malah naikin kampanyenya, ngebantu Bores tunjukin dirinya sebagai kandidat yang mau ngatur teknologi AI yang bikin takut banyak warga soal hal kaya kehilangan pekerjaan.

Sepajang debat, Bores yang sponsori aturan negara buat mewajibakan pengemeng besar AI lapor insiden berbahaya ke negara Bagian, bertahan dari serangan.

Setelah saling sergap sengit satu, dia. mau jawab tapi di potong buat iklan. Tiga dari lima iklan berita, ya mereka tentang Bores, tAns konci tinggin y bande. dari uah tersebut adalah m? Seot kita itu "jitu"? Dude’ t Akan kita t banyak lu buat boongan si Trumpnya a ‘in’ka mo ngelakuiny mal’?i ini di sedaw kom kr bakor kata dipertandinnya bad lot in’ta make **

Tinggalkan komentar