Apakah Shell (SHEL) Termasuk 12 Saham Gas Alam yang Paling Terbawah Harga untuk Dibeli Sekarang?

Shell plc (NYSE:SHEL) ada di dalam daftar 12 Saham Gas Alam yang Paling Terindervalue untuk Dibeli Sekarang.

**Apakah Shell (SHEL) Termasuk Salah Satu dari 12 Saham Gas Alam yang Paling Terindervalue untuk Dibeli Sekarang?**

Shell plc (NYSE:SHEL) adalah perusahaan energi terintegrasi. Operasinya mencakup eksplorasi, produksi, penyulingan, pemasaran, dan pembuatan bahan kimia. Mereka juga sedang menambah investasi di bidang biofuel dan hidrogen.

Laporan Reuters tanggal 9 April mengungkap bahwa Shell plc (NYSE:SHEL) berencana memulai produksi gas alam dari ladang lepas pantai **Loran-Manatee** pada pertengahan 2027. Ladang ini melintasi perbatasan Venezuela dan Trinidad dan Tobago. Langkah ini diambil karena perusahaan energi raksasa ini ingin mempercepat proyeknya di Venezuela, terutama untuk Trinidad yang membutuhkan pasokan gas baru untuk proyek LNG dan petrokimianya.

Menurut perkiraan, cadangan gas di Loran adalah 7,3 Tcf, sedangkan di Manatee adalah 2,7 Tcf. Shell berharap bisa mulai produksi di Manatee tahun depan, tapi keputusan investasi final untuk Loran belum diambil.

Selain itu, karena permintaan yang tinggi, Shell plc (NYSE:SHEL) memutuskan untuk menambah kapasitas pipa yang akan mengangkut gas ke Trinidad. Kapasitasnya menjadi 1 miliar kaki kubik per hari, naik dari rencana awal 700 juta kaki kubik per hari.

Meskipun kami mengakui potensi SHEL sebagai investasi, kami yakin ada saham AI tertentu yang menawarkan potensi keuntungan lebih besar dengan risiko kerugian lebih kecil. Jika kamu mencari saham AI yang sangat terindervalue dan juga bisa untung besar dari tarif era Trump dan tren onshoring, lihat laporan gratis kami tentang saham AI jangka pendek terbaik.

BACA SELANJUTNYA: 14 Saham Infrastruktur Energi Terbaik untuk Dibeli Sekarang dan 15 Saham Blue Chip Terbaik untuk Dibeli Sekarang.

MEMBACA  Harga Target Broadcom Dinaikkan Menjadi $295 dari $267 oleh Truist

Pengungkapan: Tidak ada. Follow Insider Monkey di Google News.

Tinggalkan komentar