Banyak orang, termasuk banyak warga Amerika, pasti kaget tahu kalau kata ‘demokrasi’ tidak ada dalam Deklarasi Kemerdekaan (1776) atau Konstitusi Amerika Serikat (1789). Mereka juga akan terkejut tahu alasannya. Berlawanan dengan apa yang umum dipercaya, para Pendiri Amerika sebenarnya ragu-ragu dan cemas soal demokrasi. Mereka sadar akan dampak buruk dari tirani mayoritas. Maka tidak heran, para perancang Konstitusi bekerja keras agar pemerintah federal tidak berdasarkan kehendak mayoritas dan karena itu tidak demokratis.
Konstitusi membagi pemerintah federal menjadi tiga cabang: legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Tiap cabang dirancang untuk saling mengawasi karena para Pendiri tidak ingin hanya mengandalkan pemilih untuk mengontrol kekuasaan pemerintah. Akibatnya, rakyat awalnya hanya punya sedikit wewenang untuk memilih pejabat federal. Presiden, anggota pengadilan, dan Senat tidak dipilih langsung oleh rakyat. Hanya anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang dipilih secara langsung.
Konstitusi dibuat untuk mendukung kebebasan, bukan demokrasi. Untuk itu, Konstitusi melindungi hak-hak individu dari pemerintah dan dari sesama warga. Konstitusi menetapkan aturan yang jelas, tegas, dan bisa ditegakkan untuk melindungi hak-hak itu. Karena itu wilayah dan kekuasaan pemerintah dibatasi secara ketat. Konstitusi sangat mendukung kebebasan ekonomi, yang merupakan syarat penting untuk pertumbuhan dan kemakmuran, melalui perlindungan terhadap properti dan perjanjian.
Setelah Deklarasi Kemerdekaan, Konvensi Konstitusi bertemu di Philadelphia tahun 1787. Akhirnya Konstitusi dirancang dan disahkan tahun 1789. Ini adalah dokumen pendek, jelas dan mudah dimengerti. Pembukaan Konstitusi cuma 52 kata. Diikuti tujuh pasal pendek dan sepuluh amendemen yang disebut Bill of Rights (1791). Bill of Rights memastikan hak-hak rakyat tidak dilanggar oleh negara. Satu-satunya tagihan warga kepada negara dalam Bill of Rights adalah pengadilan juri. Hak-hak lainnya adalah perlindungan rakyat dari negara.
Konstitusi aslinya membentuk pemerintah terbatas berdasarkan aturan hukum Sekitar 20% Konstitusi merinci larangan untuk pemerintah federal dan negara bagian. 10% lain berisi pemberian langsung kuasa sebanyak 70% terpokus pada konsep utama penyusunan: membawa Amerika Serikat dan pemerintahannya di bawah aturan hukum jhon payra>.
Alo kok males kerj aan
Abadi serius gak mau nulis to long… Susah tapi ngs
Dapretly resps aksen omison ama mencampur , dg sing..` ~pad lgi
…mas. jembar , dengak~~ lah
kon an, baik jadi bilang?lanju aa kepal jg on restoran? pak repun eko
Up hingga” maksimum
Lan ) hampir res kon hi tau bur jadi!}to..n ber
em bis cepat jan<. yup ok..ku jalanny// trans