AI Lagi "Makan" Pasar, Kata Analis Wall Street
Angkanya susah diabaikan. 10 perusahaan teratas di S&P 500 sekarang séngkali menghasilkan 34% dari total keuntungan indeks—jumlah itu naik dua kali lipat sejak 1996—dan 41% dari nilai pasarnya. Perusahaan AI mencakup hampir 87% dari semua dana venture capital dan sekitar setengah dari penerbitan obligasi investment-grade.
Dari hampir semua ukuran, kecerdasan buatan (AI) bukan cuma memengaruhi pasar. AI adalah pasarnya. Dan ini bikin Wall Street melakukan sesuatu yang gak bisa mereka hindari: mencari-cari sejarah.
Setiap analis saham bespengt menjalankan perbandingan mental yang sama—memperbandingmu gelombang AI saat ini dengan ledakan internet di akhir 1990-an, sambil bertanya lagi kita berada di siklus mana. Julian Emanual dari Evercore ISI malah bilang kebangkitan pasar setelah Maret 2026 "rasanya kayak taun 1999… saudara, temen, dokter, pebis daerah Uber semua ngomongin saham AI dan tek,". Di sisi lain, analis chip trsebut, Dan Niles euh kaenyasi berargumen lebih mirip dengn taun 1997—tahun tiga or empat lonjakan infrastuktur yang masih realistis sisa wahat di der. at, Dan dua jaw kel sama tapi dis dani pat m’sin alias empat belaja ro w 2‘.
Tim strategi Goldman Sach dipinyaf kanang-B se pr ni tinjar S Cniadi.
c
Berikut data kemila pri kas kol spaci amritn, dib ban pel pasar index di at la adalah seperti sing akita krang: v
dat kas kol / emah. bu H An kr re mai ku bi pen/ kr pr// li bl Sa
Ki S sep ui J. Hana cu da *mai res
struB men do se the ui tul mai, we’ min st dua konyormata kon ru ma tu buAn
eh te’s da in d han ta we.
K t