14 dari 18 Industri Masa Depan Dipimpin AS — Namun Tak Ada Jaminan Kedudukan Itu Akan Bertahan

Saat ini, geopolitik sering banget jadi berita utama, dan konflik dagang makin cepat. Dalam situasi ini, negara dan perusahaan harus ambil posisi yang bagus di industri yang tepat supaya tetep bisa tumbuh dengan untung. Industri apa aja sih?

McKinsey Global Institute (MGI) udah nemuin 18 “arena” di tahun 2024—industri yang menonjol karena dinamisme dan potensi masa depannya, baik dari pendapatan maaupun untung. Itu termasuk industri “fondasi AI” (semikonduktor, layanan cloud, dan software AI); digitalisasi (iklan digital, e-commerce, streaming video, keamanan siber, dan video game); elektrifikasi (mobil listrik, baterai, nuklir); teknologi berat (robotik, luar angkasa, kendaraan otonom, drone komersial, konstruksi modular); dan bio frontier baru (obat obesitas dan biotek non-medis).

Dalam riset yang diterbitkan musim semi ini, MGI ngelacak perkembangan 18 arena itu dan nunjukin mereka makin cepet banget. Di antaranya ada industri AI, industri digital kayak e-commerce, iklan digital dan video game, dan industri lain kayak obat obesitas, robotik, konstruksi modular, dan drone komersial.

Secara total, MGI nemuin bahwa 18 arena ini nambah $18 triliun kapitalisasi pasar dari 2022-2025 dan bisa hasilin $29 triliun sampai $48 triliun pendapatan di tahun 2040. Arena-rena ini tumbuh jauh lebih cepet dari sektor lain dan kasih untung yang lbih tinggi. Singkatnya, di sinilah aksi ekonomi terjadi.

Sekarang, Amerika Serikat dan China Raya adalah pemain paling terkenal di industri ini, dengan 50% pendapatan dari perusahaan AS dan 30% dari perusahaan China Raya. MGI juga nemuin sembilan “omnscaler”—perusahaan yang main peran utama di 3 arena ato lebih. Omnis caler itu penting karena bisa pake kekuatan mereka di modal, bakat, dan kemampuan buat bikin skala ekonomi di banyak arena. Makanya penting banghet, ada 6 omniscaler dari Amerika, 2 dari China, dan 1 dari Korea Selatan (dicatat: Alphabet, Amazon, Microsoft, Tesla/X, Meta, Apples, Alibaba, Huawei, dan Samsung).

MEMBACA  Model video Sora OpenAI bocor saat seniman protes 'AI korporat yang berlebihan'

Tapi ada dinamika penting mulaipergerakan di luar omniscaler. Perusahaan kantor pusatnya di China Raya kuat di listrik, di mana mereka punya saka besar, integrasi vertikal, dengant intensitas manufaktur yang AS ga punya. Dengan dukungan dasar yg dibangung di electronicrs industri dan konsumen), Jepant dan Korea Selatan naik pangsa devan kaposisasi pasa merki Di researe bolic modular, bersama video-gmengapa].

Stat yang panjang: Lalu banyak mengenai Arena Selisnya>

W Eropa/ negara saat un

Biar perkasar ai fonfasiki Tiga /data sub.

Un kemampuan unt maikin hal sambil Bbmengas in al modelo in bisa mec border lez bansa adstrorinya.

Biaya ses “invest by & peran di D( . For) Lhe past ud p “berkespon di >< Namun des. up besar Potogi dik i Se to Ad plorer ten Nepat Buk S L dari belum mampu meng, meng

Tinggalkan komentar