Ziarah ke Makam Guru Sekumpul, Cucu Mendoakan PKB Tetap di Jalur Rakyat

Jumat, 14 November 2025 – 19:08 WIB

Jakarta, VIVA – Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Selatan, Cucun Ahmad Syamsurijal, melakukan serangkaian kegiatan ziarah dan sowan kepada para ulama dan masyayikh di Martapura.

Kegiatan ini merupakan bentuk khidmah politik Aswaja dan tradisi kader PKB yang selalu mendasarkan langkah perjuangannya pada nasihat para ulama.

Kunjungan diawali dengan sowan ke rumah ulama sepuh Martapura, Tuan Guru Muaz Hamid.

Dalam pertemuan yang hangat, Cucun menyampaikan salam hormat dan melaporkan berbagai pencapaian kader PKB, baik di eksekutif maupun legislatif, yang terus bekerja untuk masyarakat.

“Kami datang untuk ngalap berkah sekaligus menyampaikan laporan, bahwa para pejuang PKB di Banua terus berikhtiar memperjuangkan kepentingan rakyat. Kami minta doa dan nasihat agar perjuangan ini tetap dijalan yang benar,” ujar Cucun.

Selanjutnya, Cucun melanjutkan ziarah ke Makam Abah Guru Sekumpul, Muhammad Zaini Abdul Ghani, seorang ulama kharismatik yang menjadi teladan akhlak bagi warga Kalsel.

Di kompleks makam tersebut, ia berdoa agar semua langkah perjuangan politik PKB diberi berkah.

“Ziarah ke sini mengingatkan kita bahwa politik harus dijalankan dengan hati bersih dan niat lillah. Teladan beliau adalah kompas moral kami,” katanya.

Usai ziarah, ia bersilaturahmi ke Rois Syuriah PWNU Kalsel, KH. Wildan Salman, yang juga Pimpinan Ponpes Tahfidzul Qur’an Darussalam Martapura. Dalam pertemuan itu, dibahas tentang khidmah politik nahdliyin serta berbagai masukan penting peran PKB sebagai partai yang lahir dari NU.

“Kami memohon nasihat beliau agar perjuangan politik PKB tetap tawadhu, berpegang pada Aswaja, dan mengutamakan masyarakat. Nasihat ulama inilah yang menjadi pedoman kami,” tutur Cucun.

Cucun menegaskan bahwa setiap langkah politik PKB di Kalsel harus selalu berakar pada tradisi ulama dan keilmuan NU.

MEMBACA  Margaret Thatcher tetap hidup dalam strategi industri Partai Buruh

“Sebagai kader Aswaja, kami ingin memastikan perjuangan PKB berpijak pada adab, khidmah, dan maslahat. Dengan nasihat para guru, insyaallah perjuangan ini tetap membawa kebaikan untuk Banua,” tegasnya.