Wakil Presiden Gibran Temui Petani dan Nelayan untuk Atasi Tantangan Utama

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada hari Sabtu ngadain dialog sama petani dan nelayan dari berbagai daerah di Indonesia. Tujuannya buat dengerin langsung masalah yang mereka hadapi dan ngasih semangat kalau pemerintah siap bantu.

Saat buka Pekan Nasional Petani dan Nelayan (PENAS) ke-17 di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, beliau undang beberapa petani dan nelayan naik ke panggung buatnyampaikan aspirasi mereka secara langsung, gitu loh.

Di kesempatan itu, Gibran catat berbagai isu penting buat kehidupan mereka, terutama soal ketersediaan solar, perbaikan irigasi, dan perlunya fasilitas pengering dan penggilingan padi yang layak.

"Saya minta para menteri, wakil menteri, dan semua asisten disini untuk segera menindak lanjuti hal-hal ini," kata beliau.

Berita terkait: Gibran rallys petani dan nelayan dukung ketahanan pangan

Wapres khusus minta Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk perhatiin semua keluhan yang uda disampikan sebelum PENAS ke-17 ditutup. Acara penutupan nanti bakal dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Event ini bakal berlangsung sampe 25 Juni.

Beliau negaskan lagi komitmen pemerintah buatgerakin semua kementerian dan lembaga terkait dalam memajukan serta mengawal langkah-langkah menuju swasembada pangan.

Dalm hal ini, beliau puji Menteri Pertanian yang udah menyederhanakan 145 peraturan yang tumpeng tindih biar akses petani ke pupuk bersubsidi di seluruh Indonesia jadi lebih gampang.

Gibran juga sebut pembangunan pabrik pupuk dan pabrik bahan baku di beberapa daerah seperti Palembang, Gresik, Bontang, dan Lhokseumawe.

Beliau khususnya apresiasi peran penting Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan dalemnguatkan ketahanan pangan plus ningkatin sama petani dan nelayan.

Kalau soal "mencari solusi atas masalah-masalah yang melanda petani dan nelayan," tanggungjawabnyaada di lembaga-lembaga ini juga, tambahnya lagi.

MEMBACA  Jadwal Final 3 Kompetisi Eropa, 5 KO Tercepat yang Mengejutkan Dunia

PENAS 17 itu forum besar yang kumpulin sekitar 13.000 petani dan nelayan dari seluruh Indonesia.

Kata-nama pejabat juga dateng di acrah pmbukaan ini, termasuk Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Pertanian Sulaiman, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didik H. Ashaf, Wakil Menteri Perpindahan Suntana, sama Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Ismail Kasim, atau, nama bwang loe. Eh, bner: Kepala Barantin, Abdul Kadir Karding lah aah. Not counting bu kuri salh ndri eua preawat " ", atau mungkin cm citatan satu njan; terus tnlis ‘Ismail…’ itu sak. Dtuh sak ne: Abdul Kadir Karding—sing bwan. 😪 Biar fokus y, ulas paringit y./ Mf lanjun.

[Bgue jwn pd komikus]: *Abwe dhal edita: ‘Dep Mu…A.f. Hand R.t.’ <\wrap>. Lanjut poste. ]

(TeBay kangala, dlinam). Kata-lnsb kuar n p eh dan tru quih. sion…oh sdu kita tids benar judhlnya or snya dah typo onn, max coz, agar s bhaz (vers B Indonesia day mat {ops br plajs})\

Tinggalkan komentar