Universitas Mercu Buana Ajak Santri di Bogor Belajar Teknologi Akuaponik

Universitas Mercu Buana (UMB) bersama Yayasan Hana Kasih mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di Pondok Pesantren Riyadhut Tafsir, Parung Panjang, Bogor, pada 3 Juli 2026. Kegiatan ini bertema ‘Penerapan Teknologi Akuaponik untuk Mendukung Ketahanan Pangan serta Optimalisasi Sistem Filtrasi Air Bersih di Pesantren Riyadhut Tafsir’. Tujuannya adalah mengenalkan teknologi akuaponik sebagai solusi ketahan pangan dan memperbaiki sistem air bersih di pesantren.

Acara dibuka oleh Pimpinan Ponpes Riyadhut Tafsir, KH Tadju Subkhi, Lc. Beliau mengucapkan terima kasih kepada UMB dan Yayasan Hana Kasih yang memilih pesantren sebagai mitra. Menurutnya, edukasi tentang akuaponik dan filtrasi air merupakan ilmu baru yang sangat berguna bagi santri dan tenaga pendidik.

Tim dosen UMB yang hadir antara lain Dr. Yunita Dian Suwandari, Mirnayani, dan Bethriza Hanum. Mereka memberikan materi dan praktik langsung tentang konsep akuaponik, mulai dari pembibitan, budidaya tanaman dan ikan, hingga pengelolaan sirkulasi air. Teknologi ini menggabungkan budidaya ikan dan tanaman dalam satu siklus air, sehingga bisa mendukung kemandirian pangan pesantren.

Selain itu, kegiatan juga fokus pada cara meningkatkan kualitas air bersih. Materi meliputi prinsip dasar filtrasi, fungsi media penyaring seperti pasir silika, zeolit, arang aktif, dan ijuk, serta pentingnya perawatan rutin. Penguatan sistem filtrasi penting karena air bersih dibutuhkan untuk sanitasi, memasak, ibadah, dan kegiatan akuaponik.

Para santri diajarkan cara menjaga kualitas air, melakukan pemeriksaan sederhana, dan prosedur pemeliharaan seperti membersihkan media filter serta sistem backwash. Kegiatan berjalan dengan antusias dari para peserta.

MEMBACA  Rekan RFK Pastikan Dipecat oleh FDA: ‘Saya Belajar Banyak dan Pergi Tanpa Penyesalan’

Tinggalkan komentar