Ubi Jalar vs Kentang Putih: Mana yang Lebih Ramah Gula Darah? Ini Kata Ahli

Rabu, 4 Maret 2026 – 22:05 WIB

Kentang sering dianggap gak sehat, terutama bagi orang yang khawatir tentang kadar gula darah. Banyak yang mikir ubi jalar pasti lebih aman daripada kentang putih. Tapi, apa benar begitu?

Menurut EatingWell, kedua makanan ini sebenarnya padat nutrisi dan bisa jadi bagian dari pola makan sehat. Pengaruhnya ke gula darah nggak sesederhana milih satu dan hindari yang lain.

Ubi jalar terkenal kaya beta-karoten, yang diubah tubuh jadi vitamin A. Ahli gizi Megan Huff bilang, satu ubi jalar ukuran sedang bisa memenuhi sekitar 120% kebutuhan vitamin A harian. Scroll untuk lanjut baca…

Nutrisi itu penting buat kesehatan mata, sistem imun, dan pertumbuhan sel. Ubi jalar juga mengandung vitamin C, kalium, mangan, dan kira-kira 4 gram serat per porsi yang bantu jaga pencernaan dan gula darah stabil. Serat prebiotiknya juga bagus untuk bakteri baik di usus.

Di sisi lain, kentang putih juga punya kelebihan nutrisi yang sering dilupakan. Ahli gizi Lauren Manaker menjelaskan, kentang putih adalah sumber vitamin C yang mengejutkan.

Satu kentang ukuran sedang mengandung sekitar 20% kebutuhan vitamin C harian, yang bantu sistem imun, penyerapan zat besi, dan lindungi sel. Kentang putih juga kaya kalium, sekitar 867 mg per buah, atau 18% kebutuhan harian.

Satu komponen menarik dari kentang putih adalah resistant starch atau pati resisten. Jenis pati ini tidak sepenuhnya dicerna, tapi difermentasi di usus besar dan bekerja seperti prebiotik.

Beberapa penelitian menunjukkan pati resisten bisa bantu tingkatkan sensitivitas insulin dan kontrol gula darah. Uniknya, kadar pati ini bisa naik kalau kentang dimasak lalu didinginkan sebelum dimakan, misalnya jadi salad atau makanan sisa.

MEMBACA  Apakah Zoom (ZM) Saham AI yang Belum Diakui?

Mana yang Lebih Baik?

Dalam hal gula darah, jawabannya lebih rumit daripada sekedar pilih ubi atau kentang. Indeks glikemik, yang ukur seberapa cepat makanan naikkan gula darah, dipengaruhi banyak faktor, termasuk jenis, cara masak, dan porsinya.

Halaman Selanjutnya

Ahli gizi Riley Peterson menjelaskan, anggapan bahwa ubi jalar selalu lebih baik untuk gula darah nggak sepenuhnya benar. Nilai indeks glikemik ubi jalar bisa mirip, bahkan lebih tinggi dari kentang biasa, tergantung cara mengolahnya.

Tinggalkan komentar