Total 163 Tersangka Ditangkap, 7 Kg Sabu Diamankan dalam Operasi Intensif Sepekan di Sumsel

Minggu, 19 April 2026 – 18:00 WIB

Palembang, VIVA – Polda Sumatera Selatan berhasil mengungkap peredaran narkoba lintas wilayah yang sangat masif dalam waktu satu minggu. Lewat Ditresnarkoba dan satuan wilayah, polisi menangani 116 laporan dan menetapkan 163 orang sebagai tersangka.

Hal ini menunjukkan kalau jaringan narkoba di Sumsel masih aktif dan terstruktur. Operasi dilakukan di berbagai tempat, dari Kota Palembang sampe ke daerah perbatasan.

Polisi menyita barang bukti dalam jumlah besar, seperti sabu seberat 7.236,9 gram, ganja 1.727,42 gram, 879 butir ekstasi, dan zat baru etomidate sebanyak 20 pcs.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol. Yulian Perdana, menekankan bahwa besarnya barang bukti membuktikan jaringan ini masih aktif bergerak.

“Lebih dari tujuh kilogram sabu yang kami sita dalam waktu singkat menunjukkan peredaran narkoba masih sangat aktif. Temuan etomidate juga sinyal bahwa modus operandi terus berubah, jadi kami harus selalu waspada dan beradaptasi,” ujarnya pada Minggu, 19 April 2026.

Salah satu penangkapan terbesar terjadi di Ogan Ilir dengan sitaan lebih dari empat kilogram sabu. Ditresnarkoba Polda Sumsel sendiri mencatatkan 17 laporan dengan 30 tersangka, serta menyita hampir tiga kilogram sabu dan ratusan ekstasi.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan operasi ini adalah bentuk komitmen polisi melindungi masyarakat dari narkoba.

“Ini bukan cuma pengungkapan kasus, tapi bukti nyata negara hadir melindungi masyarakat. Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk bersinergi memberikan informasi, karena perang melawan narkoba adalah tanggung jawab bersama,” kata Nandang.

Dengan sitaan mencapai lebih dari tujuh kilogram sabu, polisi memperkirakan ribuan orang berhasil diselamatkan dari penyalahgunaan narkotika.

MEMBACA  Rencana kepatuhan Apple dalam kasus Epic kurang memadai, Meta, Microsoft memberitahu pengadilan. (Note: The translation may vary depending on the context of the article)

Polda Sumsel memastikan akan terus meningkatkan operasi, termasuk memperketat pengawasan di jalur distribusi utama dan lintas provinsi, untuk menutup ruang gerak jaringan narkoba yang masih aktif.

Tinggalkan komentar