Sabtu, 21 Februari 2026 – 17:46 WIB
Jakarta, VIVA – Masalah ekonomi masih jadi isu paling mendesak yang harus diselesaikan publik. Hal ini terjadi ditengah tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap 16 bulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka, yang capai 79,2%.
Direktur Indekstat, Ali Mahmudin, memaparkan bahwa 63,8% responden tegas menyatakan masalah ekonomi adalah isu paling mendesak yang harus segera ditangani pemerintahan saat ini. Angka ini jauh lebih tinggi dibanding masalah sosial-keamanan (10,8%), politik-hukum (10,8%), pendidikan (5,3%), dan pertanian (3,2%).
"Kalau kita lihat lebih dalam, ada tiga isu utama yang sangat mengakar di masyarakat. Pertama, sulitnya cari kerja atau banyak pengangguran di angka 19,7%. Lalu diikuti naiknya angka kemiskinan sebesar 19,6%, dan mahalnya harga kebutuhan pokok seperti BBM dan sembako sebesar 15,2%," jelas Ali dalam paparan survei nasional berjudul "Evaluasi Kinerja Pemerintah & Program Kerja Prabowo-Gibran" yang dirilis Indekstat, Sabtu (21/2/2026).
Menurut Ali, masalah lapangan kerja dan tingginya pengangguran ini bukan hal baru, melainkan pekerjaan rumah (PR) utama yang terus berlanjut sejak era pemerintahan Jokowi-Ma’ruf pada periode 2019-2024.
Meski demikian, Ali menyampaikan bahwa selama 16 bulan memimpin, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran menembus 79,2%. Selain itu, setidaknya 4 dari 8 program kerja mereka mendapat awareness yang cukup baik dari responden.
"Program kerja tersebut antara lain Makan Bergizi Gratis atau MBG (95,2%), BLT Kesra (82,4%), Cek Kesehatan Gratis (69,6%), dan Koperasi Merah Putih (51%)," ujar Ali.
Titik Terang: Pemagangan Nasional Catat Kinerja Tertinggi
Meski dihantui isu pengangguran, pemerintah bukannya tanpa usaha. Indekstat menganalisis tingkat kepentingan, kinerja, dan kepuasan masyarakat terhadap program-program pemerintah. Hasilnya, program yang menyasar langsung pada penyiapan tenaga kerja justru dapat apresiasi tertinggi.
"Kinerja program tertinggi diraih oleh Pemagangan Nasional dengan skor 80,24. Program ini juga meraih tingkat kepuasan paling tinggi dengan skor 80,86. Ini menunjukan bahwa masyarakat sangat haus akan program yang bisa langsung menjembatani mereka ke dunia kerja," papar Ali.