Kamis, 14 Mei 2026 – 06:40 WIB
Madrid, VIVA – Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, ngasih respons tegas soal kritik yang bilang timnya sekarang ada di titik terendah setelah gagal lagi dapetin gelar domestik dalam dua musim terakhir. Meski udah pasti gasa juarai Liga Spanyol 2025/2026, Arbeloa ngelihat situasi Los Blancos masih jauh dari kata krisis.
Tolak Sebutan Titik Terendah
Kepastian Madrid gagal kejar gelar liga muncul setelah kalah 0-2 dari Barcelona di El Clasico awal pekan ini, yang sekaligu ngegaskan rival mereka sebagai juara dua musim berturut-turut. Tapi, Arbeloa kaget sama narasi keterpurukan yang diarahkan ke timnya.
"Saya kaget denger kami disebut udah ada di titik terendah. Kalo gitu, klub lain ada di posisi mana? Kami gasampe 50 tahun gamenang apa-apa," ujar Arbeloa lewat laman resmi klub. Dia nambahin kalo Real Madrid selalu punya standar yang sangat tinggi, jadi ekspektasi publik juga selalu besar.
Tetap Optimis Musim Depan
Walau performa Madrid menurun cuma dapet dua kemenangan dari enam laga terakhir, pelatih berusia 43 tahun itu janjing skuad yang lebih kompetitif di musim depan. Dia negasin kalo di olahraga, gasda club yang bisa menangin gelar bergengsi setiap tahun.
"Kami bakal punya skuad yang lbh kuat. Saya gas brani bilang Real Madrid gasamenang apa pun musin depan," tegas mantan bek timnas Spanyol itu. Dia juga minta semua elmen club tetep bersatu kayak keluarga buat lewatin masa sulit ini.
Teka-teki Masa Depan dan Rumor Mourinho
Di tenga sorotan tajam, posisi Arbeloa di kursi pelatih mulai digoyang rumor baliknya Jose Mourinho ke Santiago Bernabeu. Nanggapi isu itu, Arbeloa milih tetep profesional dan fokus nyelesain sisa kompetisi musim ini.
Madrid sendiri udah ngunci posisi runner-up klasemen dan gasakan tergeser meski dapet hasil buruk di laga sisa, termasuk lawan Real Oviedo pada Jumat (15/5) dini hari WIB. Arbeloa harap keputusannya buat fokus ke laga-laga sisa lawn Oviedo, Sevilla, dan Athletic Bilbao bisa dihormati semua pihak.