Soal Nuklir Tetap Jadi Isu Utama

Kamis, 16 April 2026 – 18:50 WIB

VIVA – Kementerian Luar Negeri Pakistan menyatakan bahwa Amerika Serikat dan Iran masih bersedia untuk melanjutkan dialog. Pernyataan ini menanggapi spekulasi tentang rencana pembicaraan kedua di Islamabad.

Juru bicara Kemlu Pakistan, Tahir Andrabi, mengatakan bahwa detail mengenai tempat delegasi AS dan Iran akan melanjutkan perundingan adalah urusan internal pihak-pihak terkait, menurut stasiun TV lokal Geo TV.

Dalam konferensi pers di Islamabad, Andrabi menyampaikan bahwa program nuklir Iran termasuk diantara isu yang dibahas dalam negosiasi yang sedang berlangsung, yang ia gambarkan sebagai serius dan konstruktif.

“Tidak ada terobosan atau kebuntuan,” ujarnya, sambil menambahkan bahwa isu nuklir tetap menjadi topik utama.

Komentar ini muncul saat Pakistan meningkatkan upaya mediasi, setelah pembicaraan selama 16 jam antara AS dan Iran akhir pekan lalu berakhir tanpa kesepakatan.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif sedang melakukan kunjungan regional ke Arab Saudi, Qatar, dan Turki; sementara Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan Jenderal Asim Munir pergi ke Iran untuk berbicara dengan para pemimpin disana.

Pakistan menjadi tuan rumah negosiasi antara AS dan Iran setelah berhasil menengahi gencatan senjata selama 14 hari yang dimulai pada 8 April lalu.

Andrabi juga mengutuk serangan Israel di Lebanon, dengan mengatakan bahwa situasi disana merupakan bagian dari negosiasi yang lebih luas dan proses perdamaian regional. Dia menyebut “tanda-tanda perbaikan” di wilayah konflik Israel-Lebanon merupakan hal yang menggembirakan.

“Penurunan eskalasi akan membantu menciptakan lingkungan yang kondusif untuk dialog,” kata Andrabi. (ant)

MEMBACA  Sahabat Miliarder Elon Musk Ambil Alih NASA, Ini Janjinya

Tinggalkan komentar