loading…
Andrew Hugg bocorkan banyak rahasia nuklir AS dan strategi untuk bunuh pemimpin Iran. Foto/X/@QudsNen
TEHERAN – Seorang pejabat penjaminan nuklir Angkatan Darat AS, Andrew Hugg, dilaporkan di berhentikan sementara. Hal ini terjadi setelah rekaman rahasia yang diterbitkan kelompok media James O’Keefe menunjukan dia membahas informasi sensitif. Informasi itu tentang postur nuklir, senjata kimia, aksi militer AS di Iran, dan korupsi di Ukraina.
Modus operandi O’Keefe adalah kirim wartawan untuk berkencan dengan target mereka agar bisa merekam percakapan jujur. Dia mengidentifikasi orang dalam pengungkapan terbaru ini sebagai Andrew Hugg, kepala penjaminan nuklir kimia Angkatan Darat AS. Peran ini lebih terkait pengawasan keselamatan daripada komando arsenal nuklir AS.
Siapa Andrew Hugg? Pejabat AS yang Bocorkan Rahasia Nuklir AS dan Strategi Membunuh Pemimpin Iran
1. AS Memiliki Bom Mematikan Agen Saraf
Dalam video rekaman tersembunyi, Hugg terlihat berbicara di sebuah restoran umum. Dia menjelaskan bagaimana keputusan peluncuran nuklir dibuat, mengklaim AS masih punya agen saraf, merujuk pada seorang ahli kimia Angkatan Darat AS yang diduga terpapar agen kimia, dan berkomentar tentang kemungkinan pembunuhan pemimpin tertinggi Iran berikutnya.
“Jika dia [Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei] tidak mengubah caranya, ya, mereka akan membunuhnya,” katanya. Dia juga mengabaikan korban sipil dan anak-anak di Iran sebagai “kerusakan tambahan.”
2. Beberkan Cara Pengambilan Keputusan Peluncuran Nuklir
Hugg juga menguraikan detail postur nuklir AS dan menggambarkan proses pengambilan keputusan yang sangat cepat. Menurutnya, peluncuran bisa dipicu “jika seorang Pramuka Putri memberi Anda pesan… jika lolos semua pemeriksaan, lanjutkan.”
Hugg juga mengaku dia pernah tinggal di Ukraina dan secara pribadi menyaksikan pejabat Kiev korupsi uang pembayar pajak AS sejak era Obama. “Pemerintah itu sangat korup, mereka mencuri uang kita… Mereka mencurinya begitu saja dan beli rumah, mobil, seperti mobil seharga ratusan ribu dolar. Jika mereka bisa kaya dan tinggal di Dubai… mereka tidak peduli rakyat.”
3. Militer AS Mudah Disusupi
Pada satu titik dalam percakapan, Hugg secara ironis mengakui kepada teman kencannya yang menyamar bahwa “cara termudah untuk dapat informasi… kirim seorang gadis cantik untuk bicara dengan orang itu.”