Setelah 4 Bulan Berperang: 7 Hal yang Membuat Iran Semakin Kokoh

Setelah 4 bulan berperang, banyak hal yang bikin Iran semakin kuat. Foto: X/@DailyIranNews

TEHERAN – Perang itu sebenernya dimaksudkan untuk memperlemah Iran. Namun, hampir empat bulan setelah perang dimulai, yang terjadi malah kebalikannya. Alih-alih terjadi pergantian rezim atau pengurangan senjata nuklir, para analis bilang Teheran muncul semakin militer, lebih berani ambil risiko, dan tetap pegang kendali penuh atas program strategisnya. Hal ini diungkapkan dalam laporan The New York Times.

Pertanyaan utamanya: apakah Amerika Serikat dan Israel udah mencapai target-target mereka di Iran? Termasuk ganti rezim, bongkar program nuklir, dan batasi pengaruh regionalnya?

Hasilnya makin jadi perdebatan, karena Iran tampaknya selamat dari konflik ini dengan bentuk yang lebih keras. Mereka gak kasih konsesi strategis besar, tapi mereka udah beradaptasi di bawah tekanan yang terus menerus.

### Setelah 4 Bulan Perang, Ini 7 Hal yang Bikin Iran Makin Kuat

#### 1. Iran Dipimpin oleh Generasi yang Lebih Muda

Apa udah terjadi perubahan rezim di Iran?

Ya — tapi gak kayak yang diharapkan Washington atau Israel.

Setelah terbunuhnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei di awal perang, struktur kepemimpinan di Iran berubah drastis. Kini, muncul pemimpin yang lebih muda, keras, dan berorientasi keamanan. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) jadi punya peran yg jauh lebih dominan dalam pemerintahan.

Sanam Vakil, direktur program Timur Tengah dan Afrika Utara di Chatham House, bilang Iran sekarang dipimpin “generasi lebih muda dan lebih berani yang lagi berkuasa,”

#### 2. Dari Kekuatan Ilahi ke Kekuatan Keras

Aaron David Miller, mantan diplomat dari Carnegie Endowment, menyebut perubahan ini sebagai “transisi dari kekuatan ilahi ke kekuatan keras.”

MEMBACA  Kesepakatan NTB-Bali: Perkuat Pembangunan di Indonesia Bagian Selatan

Para analis bilang sistem Iran sekarang itu lebih sebagai ‘Republik Islam 3.0’. Sebuah sistem yang “kurang kayak teokrasi dan lebih mirip junta militer, dimana yang pimpin adalah Korps Garda Revolusi,”

#### 3. Iran Tetap Punya Kekuatan Nuklir

Apa kelemahan Iran secara militer atau strategis?

Gak ada perubahan yang berarti.

Meskipun udah kena serangan bertubi-tubi dan tekanan ekonomi yg besar, Iran tetep pertahankan nuktirnya. Jadi kayak deh pengetahuan teknik, yang menitinya pun adalah nuklirnya atau apalah udah ada semua tag disini dan kita move. Mereka samper dalem inventasinya adalah bukan hasil besar tapi pantas. Boong. Eh… bagian membuatnya sini susai mau tado. susah ada ahu disin maaf penilian revisied satu typo akan w ag

Tinggalkan komentar