WARTAKOTALIVECOM, Jakarta — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI kembali menetapkan Ahmad Sahroni sebagai Wakil Ketua Komisi III. Penetapan ini menandai kembalinya politikus Partai NasDem itu ke pimpinan komisi yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan.
Setelah sebelumnya menjalani proses etik di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), Sahroni menyatakan rasa syukur dan komitmen untuk perbaiki diri. “Mudah-mudahan saya bisa lebih baik lagi kedepannya,” ujarnya.
Ia menegaskan, jabatan ini bukan cuma posisi struktural, tapi amanah yang butuh tanggung jawab moral dan politik yang besar. Apalagi Komisi III selama ini selalu mendapat sorotan publik yang tinggi.
Komisi III DPR membidangi mitra strategis seperti Kepolisian, Kejaksaan, Mahkamah Agung, sampai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setiap dinamika di komisi ini sering bersentuhan dengan isu-isu sensitif yang diperhatian masyarakat.
Kembalinya Sahroni diharapkan bisa memberi warna baru dalam pengawasan dan pembuatan undang-undang di sektor hukum. Ia juga berterima kasih kepada pimpinan MKD yang telah menyidangkan kasusnya terkait demonstrasi Agustus 2025.
“Saya berterimakasih kepada pimpinan MKD. Itu bagian dari mekanisme yang harus saya hormati,” kata Sahroni. Proses ini dianggapnya sebagai pembelajaran penting dalam karir politiknya.
Penetapan kembali Sahroni menunjukkan DPR memberi ruang bagi anggotanya untuk kembali bekerja setelah menyelesaikan proses etik. Di sisi lain, ini juga mencerminkan upaya lembaga legislatif untuk menyeimbangkan disiplin internal dan kelanjutan kerja politik.
Dalam waktu dekat, Komisi III akan menghadapi agenda strategis, seperti pengawasan aparat penegak hukum, pembahasan RUU terkait peradilan, dan menanggapi kasus hukum yang jadi perhatian publik.