Puluhan Personel Gabungan Berjaga di Bandara Soetta Sambut Kepulangan Tiga Prajurit TNI UNIFIL

Sabtu, 4 April 2026 – 17:48 WIB

VIVA – Kepolisian menyiapkan 90 personel gabungan untuk mengamankan kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur karena tembakan artileri di dekat posisi kontingen UNIFIL Indonesia di Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada Sabtu ini.


Situasi Memanas! Panglima TNI Perintahkan Prajurit di Lebanon Masuk Bunker

“Dari Polresta Bandara menyiapkan 90 personil gabungan untuk pengamanan kedatangan tiga jenazah TNI dari Lebanon,” kata Kapolresta Bandara Soetta Komisaris Besar Polisi Wisnu Wardana seperti dilansir Antara, Sabtu, 4 April 2026.

Personel pengamanan itu terdiri dari anggota Polri, Avsec, hingga satuan TNI. Pengaman difokuskan pada titik-titik jalur perlintasan rombongan jenazah prajurit TNI dari pasukan perdamaian PBB tersebut.


Detik-detik Maut di Kalideres: Emak-emak Tewas, Diduga Tersenggol Iring-iringan Truk TNI

Untuk titik pengamanannya, dimulai dari titik kedatangan, lalu di jalur menuju Terminal 3 Bandara Soetta hingga lokasi upacara penghormatan di Terminal VVIP. “Kalau Pak Presiden hadir, yang jadi leading sector pengamanan dari TNI. Jadi, kami hanya back up pengamanan di beberapa titik saja,” ujarnya.

Wisnu memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, sampai saat ini aman dan kondusif.


Lagi Tiga Pasukan UNIFIL Asal RI Jadi Korban Serangan di Lebanon, Dua Luka Serius

Menurut agenda pemulangan jenazah, prosesi dimulai dengan penerbangan dari Turki pada Sabtu sore, dengan rencana kedatangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Ketiga jenazah diterbangkan memakai pesawat Turkish Airlines nomor penerbangan TK 056 dari Istanbul, Turki, dan diperkirakan mendarat pada pukul 17.35 WIB.

Sesampainya di Indonesia, akan diadakan upacara penyambutan dan persemayaman yang rencananya dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto di Terminal 3 VVIP Bandara Soekarno-Hatta sebagai bentuk penghormatan terakhir.

MEMBACA  Tiga warga negara Amerika akan dibebaskan

Setelah itu, jenazah akan diberangkatkan ke Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, untuk disemayamkan sebelum dibawa ke daerah asal masing-masing.

Tiga prajurit TNI, yaitu Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anm) M. Nur Ichwan, dan Kopda (Anm) Farizal Rhomadon gugur akibat tembakan artileri di dekat posisi kontingen UNIFIL Indonesia di Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada Minggu, 29 Maret 2026.

Pada Kamis, 2 April 2026, UNIFIL sudah memberikan penghormatan terakhir untuk ketiga prajurit itu. Upacara dilakukan di Hanggar Lebanese Air Force Beirut dipimpin langsung oleh Force Commander UNIFIL Mayor Jenderal Diodato Abagnara.

Halaman Selanjutnya

Upacara peringatan itu juga dihadiri Duta Besar Republik Indonesia untuk Lebanon beserta staf KBRI, Atase Pertahanan RI di Kairo, perwakilan United Nations Headquarters New York, serta perwakilan militer Lebanon dan kontingen internasional.

Tinggalkan komentar