Program Mudik ke Jakarta dari Pemprov DKI Beri Dampak Positif bagi Pariwisata

loading…

Suasana TMII dipadati wisatawan yang menghabiskan waktu libur Lebaran. Foto/Yuwantoro Winduajie

JAKARTA – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memberikan apresiasi atas keputusan 4,2 juta masyarakat yang memilih untuk tidak mudik dan merayakan Idulfitri di DKI Jakarta. Fenomena ini dianggap membuka peluang baru bagi kegiatan parewisata di Ibu Kota.

Hal ini diharapkan bisa menjadi peluang untuk tingkatkan perekonomian melalui sektor pariwisata. Saat ini, Jakarta memiliki daya tarik wisata yang tak kalah menarik.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Ni Made Ayu Marthini, menjelaskan bahwa Asosiasi Agen Perjalanan dan Tur Indonesia (ASITA) punya program Pariwisata Arus Balik. Program ini diharap dapat menarik masyarakat dari luar daerah untuk berlibur ke Jakarta setelah hari raya.

Baca juga: One Way Nasional Arus Balik Akan Diberlakukan Selasa 24 Maret 2026

“Memang benar dari data ditunjukkan ada sekitar 4 juta lebih masyarakat di Jakarta yang tidak akan mudik, mereka tetap di Jakarta,” ujar Made, Senin (23/3/2026).

MEMBACA  H+2 Lebaran, 100.000 Kendaraan Melintasi Tol CipaliArus Mudik Mulai Landai Malam Ini

Tinggalkan komentar