Profil Vidi Aldiano: Perjalanan dari Penyanyi Sukses Menjadi Podcaster Terkenal

Minggu, 8 Maret 2026 – 10:02 WIB

Jakarta, VIVA – Kabar sedih datang dari dunia hiburan Indonesia. Penyanyi populer Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026. Pria yang terkenal dengan lagu “Status Palsu” itu wafat setelah berjuang melawan penyakit kanker ginjal selama hampir enam tahun.

Selama hidupnya, Vidi dikenal sebagai orang yang multitalenta. Dia tidak cuma sukses sebagai penyanyi, tapi juga aktif sebagai penulis lagu, pembawa acara, pengusaha, dan podcaster. Sifatnya yang ceria dan bersemangat bikin dia disukai banyak orang, baik oleh fans maupun teman sesama artis. Scroll ke bawah untuk baca artikel lengkapnya.

Profil

Nama lengkapnya adalah Oxavia Aldiano. Penyanyi yang dikenal dengan nama Vidi Aldiano ini lahir di Jakarta tanggal 29 Maret 1990. Dia adalah suami dari aktris Sheila Dara Aisha. Mereka menikah sejak 15 Januari 2022.

Vidi sekolah di Al-Azhar sebelum kuliah di Universitas Pelita Harapan. Awalnya dia ambil jurusan Teknik Elektro, tapi kemudian pindah ke Manajemen. Keputusan itu ternyata tepat. Dia bisa menyelesaikan kuliah dengan baik dan dapat IPK 3,62.

Tidak berhenti disitu, dia juga lanjut studi S2 di University of Manchester, Inggris. Di sana, Vidi ambil program Innovation Management and Entrepreneurship dan lulus dengan predikat cum laude pada tahun 2015.

Perjalanan Karier di Dunia Musik

Karier Vidi di musik dimulai tahun 2008 lewat album perdana berjudul Pelangi di Malam Hari. Album ini langsung menarik perhatian publik karena ada lagu-lagu populer seperti “Nuansa Bening” dan “Status Palsu”.

Sejak itu, nama Vidi Aldiano makin dikenal sebagai salah satu penyanyi pop muda berbakat di Indonesia. Dia terus mengeluarkan berbagai karya musik yang disukai oleh penggemar musik dalam negeri.

MEMBACA  Apakah Pajak Akan Menggerus Pendapatan Bulanan Saya $3,200 dari Jaminan Sosial? Begini Cara Agar Lebih Banyak Uang Tersisa

Salah satu pencapaian pentingnya adalah album Persona yang dirilis tahun 2016. Album itu berisi 10 lagu, termasuk beberapa aransemen ulang dan satu versi akapela. Kesuksesan album ini membuatnya dapat predikat Triple Platinum setelah penjualannya tembus lebih dari 250.000 keping di Januari 2017.

Halaman Selanjutnya

Dalam proses produksinya, Vidi bekerja sama dengan tim Laleilmanino dan melakukan proses mastering di Abbey Road Studios, London.

Tinggalkan komentar