Presiden Pezeshkian Peringatkan Kemungkinan Serangan AS ke Iran Lagi Saat Negosiasi

loading…

Presiden Iran Masoud Pezeshkian berbicara saat kunjungan dan inspeksi Kementerian Sains, Riset, dan Teknologi di Teheran, Iran pada 19 April 2026. Foto/Kepresidenan Iran/Anadolu Agency

TEHERAN – Presiden Iran Masoud Pezeshkian memperingatkan bahwa AS bisa menyerang Teheran lagi saat negosiasi masih berlangsung. Menurutnya, kepercayaan terhadap Washington sudah “hancur total.”

Dalam percakapan telepon dengan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, Pezeshkian menegaskan bahwa dialog dan diplomasi selalu jadi prioritas utama Iran.

“Usaha untuk menyelesaikan perbedaan lewat dialog dan diplomasi dengan tanggung jawab Iran selalu ada dalam agenda,” kata Pezeshkian, komentarnya disiarkan oleh Press TV milik pemerintah.

Dia jelaskan, “Tapi saat negosiasi, Amerika Serikat dan rezim Zionis (Israel) nyerang Iran dua kali, dan ada kemungkinan hal itu bakal terulang lagi—yang bikin Iran benar-benar nggak percaya sama Amerika Serikat.”

AS dan Israel lancarkan serangan bareng ke Iran pada Juni 2025, di saat negosiasi nuklir antara Washington dan Teheran dikerjain. Iran lagi-lagi jadi sasaran serangan gelombang baru dari AS dan Israel pada bulan Februari, setelah mereka ngomongin program nuklir Iran.

Lukashenko, di sisi lain, nyatain keprihatinan soal meningkatnya tensi di Teluk dan dampaknya buat keamanan dan ekonomi, baik untuk kawasan maupun dunia.

Ia berharap perbedaan antara Teheran dan Washington itu bisa selesai lewat dialog dan negosiasi.

MEMBACA  Menjadi Viral! Pencurian Besi Pagar Jembatan Terpanjang di Sumut, Warga Merasa Cemas dan Menghadapi Bahaya

Tinggalkan komentar