Pramono Ingatkan Ormas agar Tidak Memaksa Pengusaha Beri THR

Rabu, 11 Maret 2026 – 10:42 WIB

Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengingatkan supaya tidak ada pihak manapun yang memaksa para pengusaha untuk memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) saat menjelang Idul Fitri.

“Mudah-mudahan, gak ada pemaksaan dari ormas atau siapapun untuk minta THR,” kata Pramono saat ditemui di kawasan Jakarta Timur, dikutip Rabu (11/3/2026).

Dia mengatakan Jakarta selama ini dikenal punya iklim usaha yang kondusif. Oleh karena itu, dia berharap hubungan antara pengusaha dan masyarakat bisa tetap terjaga dengan baik tanpa ada tekanan dari pihak manapun.

Pramono juga menyarankan agar para pengusaha menyikapi permintaan THR dari pihak luar dengan bijaksana.

Menurut dia, menjaga situasi yang kondusif adalah hal yang paling penting supaya aktivitas ekonomi di ibu kota tetap berjalan lancar.

“Bagi pengusaha, kalau boleh saya sarankan, karena Jakarta ini terutama kita, menjaga kehidupan yang sudah berjalan dengan baik,” ujar Pramono.

Lebih lanjut, dia mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ingin memastikan suasana jelang Idul Fitri tetap aman dan nyaman, baik bagi masyarakat maupun pelaku usaha.

Salah satunya pada Lebaran tahun ini, Pemprov DKI menyiapkan program Mudik ke Jakarta.

Pada 12 Maret 2026, kegiatan Hijab Fashion Show akan digelar di kawasan Tanah Abang. Selanjutnya, pada 19 Maret, diadakan Festival Bedug pada malam hari yang dilanjutkan dengan pawai obor.

“Pada tanggal 12 Maret nanti, ada Hijab Fashion Show di Tanah Abang. Kemudian, pada tanggal 19, akan ada bedug festival malam hari dan juga pawai obor,” ungkap Pramono.

Tak hanya itu, Pemprov DKI juga memberikan berbagai promo menarik, di antaranya transportasi umum gratis dan diskon di pusat perbelanjaan agar seluruh masyarakat dapat menikmati libur Lebaran di ibu kota. (Ant)

MEMBACA  Total 19 Jamaah Haji Indonesia dalam Perawatan di KKHI Madinah

Tinggalkan komentar