Prabowo Tinjau Ketersediaan Energi Bersama Dewan Ekonomi Nasional

Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto menerima ketua dan anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN), bersama beberapa menteri terkait, untuk meninjau persediaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas amid dinamika geopolitik yang berubah.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan dalam pernyataan tertulis pada Kamis bahwa pertemuan tersebut fokus pada perkembangan ekonomi global.

Pemerintah akan terus memastikan bahwa persediaan nasional BBM dan gas tetap mencukupi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, ia meyakinkan.

“Dalam pertemuan tersebut, disampaikan bahwa persediaan BBM dan gas nasional cukup. Pemerintah akan terus memantau perkembangan harga energi global dan menyiapkan langkah mitigasi agar dampaknya pada APBN tetap terkendali,” kata Wijaya.

Selain membahas stabilitas energi, Presiden Prabowo menekankan pentingnya langkah-langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Wijaya mencatat bahwa Kepala Negara telah mendorong percepatan program swasembada energi untuk mengurangi ketergantungan pada pasokan energi global.

“Presiden juga menekankan pentingnya mempercepat swasembada energi dan memperkuat digitalisasi pemerintahan, termasuk melalui proyek percontohan digitalisasi penyaluran bantuan sosial, untuk meningkatkan efisiensi belanja negara,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prabowo meminta semua pejabat pemerintah untuk tetap waspada terhadap dinamika global yang terus berkembang. Antisipasi dan kesiapan kebijakan dianggap vital untuk memastikan stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa stok BBM tetap tersedia di seluruh Indonesia, menasihati masyarakat untuk tidak khawatir atau melakukan pembelian panik.

“Pasokan BBM nasional aman, karena produksi dan distribusi terus memenuhi permintaan masyarakat sesuai standar stok operasional yang ditetapkan pemerintah,” kata Lahadalia.

Berita terkait: Indonesia’s Luhut notes adequate fuel, LPG amid Middle East tensions

MEMBACA  BTN Mengalirkan Hampir 30.000 KPR dalam 2 Bulan Pemerintahan Prabowo, Menteri Ara Senang Tukang Bakso Bisa Mencicil Rumah

Berita terkait: RI Govt may raise subsidized fuel if global oil prices surge

Penerjemah: Fathur, Kenzu
Editor: Arie Novarina
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar