Prabowo Tetapkan Defisit APBN 2027 Maksimal 2,4 Persen

Rabu, 20 Mei 2026 – 11:35 WIB

Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto ngomongin angka-angka kunci dari Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) tahun 2027, pas acara Rapat Paripurna DPR RI.

Prabowo Targetkan Rupiah Maksimal Rp 17.500 per Dolar AS di 2027

Nah, dalam paparannya, Prabowo bilang bahwa di tahun 2027 nanti, pemerintah bakal usaha jagain defisit APBN dikisaran 1,80 – 2,40 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

"Defisit APBN di tahun 2027 akan diusahakan supaya tetap aman dikisaran 1,80 sampe maksimal 2,40 persen dari PDB," kata Prabowo di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Ia bilang lagi, "Dan kita akan terus berjuang untuk tekan dan perkecil defisit ini."

Soal ekonomi, dia juga incar pertumbuhan nasional bisa nyampe 5,8 sampe 6,5 persen. Kata Prabowo, "Menuju Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di taun 2029."

Beliau jelasin beberapa arahan makro. Pendapatan negara APBN 2027 ditarget boleh di kisaran 11,82 hingga 12,40 persen dari PDB. Sedangkan untuk biayai program prioritas, belanja negara bakal dikisaran 13,62 – 14,80 persen dari PDB.

Lalu, suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) bertenor 10 taun dikisaran 6,5 sampai 7,3 persen. Untuk dolar, rupiah bakal diusahakan diangka Rp 16.800 hingga Rp 17.500.

"Kabijakan fiskal dan moneter mesti strategi yang mampu menjaga nilai tukar stabil lawan valas dunia," ucap Prabowo.

Mengenai kestabilan paham, Prabowo juga herjanji jaga inflasi 1,5 ke 3,5 persen ditahun yang sama. Pada minyak, harga Indonesia Crude Price (ICP) bakal prediksi di kisaran US$70-US$95 per barel.

"Selanjutnya, untuk lift minyak bumi incar 602.000-615.000 barel se hari dan lift gas 934.000-977.000 barel ukur setara minyak masih se hari," kag akhirnya.

MEMBACA  Mantan pejabat KPK menyusun masukan pemberantasan korupsi untuk Prabowo.

Tinggalkan komentar