Prabowo Temui Kamar Dagang AS dan USABC Menjelang Penandatanganan ART, Anindya Yakin Investasi ke Indonesia Meningkat

Kamis, 19 Februari 2026 – 09:41 WIB

Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Kamar Dagang Amerika Serikat (USCC), US-ASEAN Business Council (USABC), dan US-Indonesia Society (USINDO). Pertemuan ini dilakukan bersama beberapa menteri Kabinet Merah Putih dan perwakilan dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin). Acara tersebut mengawali agenda resmi Presiden di Washington DC, Amerika Serikat, pada Rabu waktu setempat.

Pertemuan yang disebut ‘Business Summit in Honor of H. E. Prabowo Subianto, President of the Republic of Indonesia’ ini digelar menjelang seremoni penandatanganan perjanjian perdagangan timbal balik (agreement on reciprocal trade/ART). Penandatanganan ini menjadi salah satu agenda utama kunjungan Presiden Prabowo di Washington DC.

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, menjelaskan bahwa pertemuan itu adalah kesempatan bagi komunitas usaha kedua negara untuk memanfaatkan perjanjian timbal balik yang akan ditandatangani bersama oleh Presiden Prabowo dan Presiden AS Donald Trump Jr.

"Nilai perdagangan kedua negara ini sudah bagus, mencapai US$45 miliar dolar AS. Tujuannya perjanjian ART dibuat supaya lebih seimbang. Tentu ini akan memberi banyak peluang bagi eksportir Indonesia, terutama di bidang sepatu, tekstil, garmen, dan elektronik. Juga bagi pengusaha Amerika di bidang kapas, gandum, dan kedelai," ujar Anindya di Washington DC, dikutip Kamis, 19 Februari 2026.

"Tapi bukan itu saja, kita juga bisa memikirkan investasi apa yang bisa dibawa ke Indonesia. Karena investasi sangat penting untuk meningkatkan lapangan kerja dan memanfaatkan momentum yang ada," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Anindya menjelaskan bahwa komunitas usaha AS yang ditemui Presiden Prabowo semuanya adalah mitra Kadin Indonesia. "Semua ini adalah mitra kerja sama dengan Kadin. Pada Mei 2025 kita sudah menandatangani dokumen kerja sama dengan US Chamber (USCC) dan US-ASEAN. Kami juga punya hubungan panjang dengan USINDO," kata Anindya.

MEMBACA  Meskipun Membahayakan Nyawa, 939 Narapidana California Menjadi Petugas Pemadam Kebakaran di Los Angeles dengan Bayaran Rp95.000 Per Hari

Diketahui, Presiden Prabowo dan Presiden Trump dijadwalkan menandatangani dokumen perjanjian timbal balik, yang juga mencakup ketentuan tarif, saat pertemuan bilateral mereka di Washington DC.

Presiden Prabowo tiba di Gedung Kamar Dagang AS sekitar pukul 16.49 waktu setempat. Beliau didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani, CIO Danantara Pandu Sjahrir, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Dwisuryo Indroyono Soesilo.

Halaman Selanjutnya

Sementara itu, dari kalangan pengusaha, hadir Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas, dan Chairman of the Board of Freeport-McMoRan Inc Richard C. Adkerson. (Ant)

Tinggalkan komentar