Polisi Bali Konfirmasi Kecocokan DNA dengan Korban Penculikan dari Ukraina

Denpasar, Bali (ANTARA) – Polda Bali melaporkan bahwa hasil tes DNA pada sisa-sisa manusia yang ditemukan di Pantai Ketewel, Gianyar, terkonfirmasi cocok dengan warga negara Ukraina Ihor Komarav (28), yang diduga korban penculikan.

Kombes Pol. Ariasandy, Kabag Humas Polda Bali, menyatakan pada Jumat bahwa sampel DNA dari bagian tubuh, noda darah dari beberapa TKP, dan ibu korban menunjukkan kecocokan sebesar 99,99 persen.

Otopsi di RSUP Prof. Ngoerah Denpasar dan tes DNA di Lab Forensik Bareskrim Polri dimulai pada 26 Februari 2026. Hasilnya final pada 5 Maret 2026.

“Perbandingan profil DNA menunjukkan alel maternal dari profil ibu cocok dengan alel dari darah yang ditemukan di mobil Avanza hitam di Summer Villa, Tabanan. Profil DNA dari enam sampel tulang, berdasarkan perhitungan indeks maternal, menunjukkan probabilitas kecocokan 99,99 persen,” jelas Ariasandy.

Dia menerangkan sampel terdiri dari enam potongan: sebuah geraham, tulang selangka, potongan tulang paha, tulang rusuk, jari kaki, dan potongan tulang kering.

DNA dalam sampel-sampel itu diidentifikasi milik laki-laki muda (kromosom XY) yang cocok dengan profil darah dari mobil Avanza hitam dan villa di Tabanan. Berdasarkan bukti ini, polisi menyimpulkan sisa-sisa itu adalah milik Ihor Komarav.

Akibatnya, selain menetapkan satu tersangka asing berinisial CH, polisi sedang memburu enam orang yang dicari (DPO) untuk kasus penculikan dan dugaan mutilasi: RM, BK, AS, VN, SM, dan DH.

“Kami mengejar keenam tersangka dan telah mengeluarkan daftar pencarian serta Red Notice. Kami terus berkoordinasi dengan Imigrasi, Divhubinter, dan Interpol untuk melacak pelaku, yang diduga telah meninggalkan Turkiye atau wilayah lain untuk kabur dari negara. Mereka semua warga negara asing dengan paspor ganda,” lanjut polisi.

MEMBACA  Oleksandr Usyk: Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan juara kelas berat telah dibebaskan setelah ditahan di bandara

Penyidik juga menyelidiki kemungkinan keterkaitan tersangka dengan jaringan mafia asing.

Sebelumnya, Ihor Komarav dilaporkan hilang pada 15 Februari saat berlatih mengendarai motor di bukit Jimbaran, Kuta Selatan, Badung. Tak lama setelahnya, muncul video langsung yang menunjukkan korban di sebuah villa meminta tebusan.

Tim gabungan Polda Bali melakukan penyelidikan, olah TKP, dan pemeriksaan rekaman CCTV. Berdasarkan analisis, sebuah Toyota Avanza dan dua sepeda motor diidentifikasi sebagai kendaraan yang digunakan dalam kejadian. Mobil tersebut dilaporkan disewa oleh CH atas permintaan pihak lain seharga Rp6 juta.

Pelacakan GPS kemudian mengarahkan polisi ke sebuah villa di Tabanan. Di lokasi, petugas menemukan noda darah yang dikumpulkan untuk pemeriksaan forensik. Jejak serupa ditemukan di dalam Avanza. Penyidik menduga villa itu adalah tempat Komarav merekam video tebusan yang dikirim ke keluarganya.

Berita terkait: Bali Immigration helps police track suspects in kidnapping case

Berita terkait: Bali Police name six foreigners in Ukrainian kidnap case

Penerjemah: Rolandus Nampu, Resinta Sulistiyandari
Editor: Arie Novarina
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar