Yogyakarta (ANTARA) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi mengajak perempuan Indonesia untuk mempertahankan perannya dalam mencetak generasi berbakat yang unggul dan berkualitas demi mendukung pembangunan nasional.
“Pada dasarnya, perempuan memegang peran yang sangat penting dan strategis dalam melahirkan generasi yang unggul dan berkualitas,” ujarnya di Yogyakarta, Minggu.
Fauzi berbicara dalam peringatan 80 tahun Muslimat NU, sayap perempuan organisasi Islam Nahdlatul Ulama.
Menteri yang juga menjabat Ketua Muslimat NU itu menekankan bahwa bangsa ini menaruh harapan besar pada perempuan untuk membesarkan anak dengan kasih sayang dan menyiapkan mereka menjadi pribadi yang saleh, penyayang, serta berkualitas tangguh.
Dia menekankan bahwa anggota organisasi telah memberikan kontribusi signifikan dalam menyelesaikan berbagai masalah di tingkat akar rumput, seperti tercermin dalam tema acara “Melestarikan Tradisi, Memperkuat Kemandirian, dan Membawa Kedamaian untuk Peradaban.”
“Tema yang disiapkan dua tahun lalu ini memiliki makna yang dalam dan masih relevan dengan kondisi saat ini,” kata menteri tersebut.
Menteri juga menyoroti kontribusi kelompok itu dalam membantu warga dengan masalah hukum melalui hampir 2.500 paralegal di seluruh Indonesia.
Dia mendorong semua perempuan di Indonesia untuk menyelaraskan upaya dalam mempromosikan pemikiran Islam yang inklusif dan memberikan solusi atas masalah-masalah umum.
“Saya mengajak setiap kita untuk memulai dari keluarga dengan membesarkan anak-anak kita menjadi pencinta kedamaian,” tutur Fauzi.
Dia mendorong pengembangan anak-anak yang menghargai perbedaan dan tetap kuat secara mental maupun spiritual.
Kementerian siap berkolaborasi dengan anggota Muslimat NU di seluruh Indonesia untuk memperkuat program afirmatif bagi perempuan dan anak.
Upaya-upaya ini bertujuan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui pemberdayaan dan perlindungan berbasis masyarakat.
Berita terkait: Kementerian harap perlindungan perempuan dan anak bisa dimulai dari desa
Berita terkait: Indonesia tegaskan komitmen bagi partisipasi setara perempuan
Penerjemah: Hery Sidik, Tegar Nurfitra
Editor: Arie Novarina
Hak Cipta © ANTARA 2026