Penuhi Undangan Macron, Prabowo Berangkat dari Swiss ke Prancis

Jumat, 23 Januari 2026 – 20:27 WIB

Swiss, VIVA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah menyelesaikan kunjungan kerjanya di Davos, Swiss pada hari Jumat tanggal 23 Januari 2026. Selanjutnye, beliau langsung berangkat menuju Paris, Prancis.

Baca Juga:


Pidato Prabowo di WEF Dinilai Kasih Sinyal Positif ke Investor, Intip PR Pemerintah

Keberangkatan ini dilakukan oleh Presiden Prabowo untuk memenuhi undangan dari Presiden Prancis, Emmanuel Macron.

Prabowo bersama dengan rombongan terbatasnya berangkat dari Bandara Internasional Zurich, Swiss sekitar pukul 13.52 waktu setempat.

Baca Juga:


Deretan ‘Prabowonomics’ yang Diungkap Prabowo di WEF: MBG, Kemiskinan, hingga Pertumbuhan Ekonomi

Beberapa pejabat yang hadir untuk melepas keberangkatan Presiden Prabowo antara lain Menteri Luar Negeri RI, Sugiono; Duta Besar RI untuk Konfederasi Swiss, Y.M. I Gede Ngurah Swajaya; Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa, Y.M. Sidharto R. Suryodipuro; serta Atase Darat RI untuk Prancis yang juga merangkap untuk Swiss, Kolonel Arm. Aji Nugroho.

Presiden RI Prabowo Subianto Bertolak ke Paris, Prancis

Baca Juga:


Menlu Sugiono: Gabung Dewan Perdamaian Gaza, Bukti Konkret RI Dukung Kemerdekaan Palestina

“Beliau berangkat ke Prancis untuk memenuhi undangan Presiden Macron,” ujar Sugiono kepada para wartawan pada Jumat, 23 Januari 2026.

Meskipun demikian, Sugiono tidak memberikan penjelasan lebih rinci mengenai agenda kegiatan Presiden Prabowo di Paris, Prancis.

Sebelumnya, diberitakan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri pertemuan World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. Dalam forum tersebut, Prabowo juga menyampaikan pidato utama mengenai ‘Prabowonomics’.

“Intinya, beliau menyampaikan dan memaparkan arah kebijakan ekonomi Indonesia. Hal-hal yang sudah dilakukan oleh pemerintah selama kurang lebih 15 bulan. Disampaikan bahwa upaya-upaya yang kita lakukan mencakup reformasi struktural, kemudian perbaikan tata kelola,” kata Sugiono.

MEMBACA  Jaringan listrik Ukraina tetap kokoh di tengah serangan berulang dari Rusia

“Termasuk menertibkan hal-hal yang selama ini tidak beraturan dan ilegal. Kemudian meningkatkan efisiensi pemerintah itu sendiri, dan beliau juga menyampaikan program-program pemerintah di bidang investasi sumber daya manusia,” tambahnya.

Solikin Usung Pemikiran Ekonom Ayah Prabowo saat Fit and Proper Test di DPR

Solikin menilai, pemikiran Soemitro Djojohadikusumo yang juga merupakan ayah dari Presiden Prabowo Subianto, masih sangat relevan untuk diterapkan di Tanah Air saat ini.

VIVA.co.id

23 Januari 2026

Tinggalkan komentar