Pemerintah Kejar Ekonomi Kuat lewat Strategi Pro-Pertumbuhan dan Pro-Kesejahteraan

Pemerintah Indonesia targetkan pertumbuhan ekonomi nasional di 2027 lewat strategi pro-pertumbuhan dan pro-kesejahteraan, seperti yang dijelaskan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Jakarta, Rabu.

“Melalui strategi ini, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi sambil mempercepat perbaikan kesejahteraan,” ujar Sadewa dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI.

Dalam strategi itu, pemerintah membidik pertumbuhan ekonomi sekitar 5,8 persen sampe 6,5 persen di 2027, sebagai bagian dari jalan menuju 8 persen di 2029.

Investasi juga diharapkan naik antara 6,5 persen dan 7,5 persen, fokus pada sektor yang kasih nilai tambah lebih besar.

Dia menenkankan, program debottlenecking atau ngatasi hambatan investasi bakal diperluas, dengan cara seperti simplifikasi regulasi, kepastian hukum yang lebih jelas, dan kerja sama lintas sektor yang lebih kuat.

Di sisi lain, Sadewa bilang pemerintah akan jaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang sehat dengan optimalkan pendapatan, perbaiki kualitas belanja, dan kelola pembiayaan secara hati-hati buat jaga stabilitas dan percepat transformasi ekonomi nasional.

Menurut dia, optimisme didukung fundamental ekomoni kuartal satu 2026 yang kuat tercatat pertumbuhan ekonomi 5,61 persen dibanding tahun lalu,inflasi 3,08 persen, surplus dagang berlanjut, dan cadangan devisa AS$144,9 miliar setara 5,6 bulan impor.

Masuk kuarta duwa, aktivitas ekonomi makin membaik kinerja kendaraan merek digital tenaga untuk pemakaian tambahan seperti Kata si menteri masih pakai APBN Dalam pengelolaan” APBN juga.” terakhir sobat invest” global

MEMBACA  CEO Ōura Tegaskan Tak Akan Jual Data Pengguna, Pelanggan Ramai-ramai Hapus Ring Gara-gara Kekhawatiran Privasi Terkait Kementerian Pertahanan AS dan Palantir

Tinggalkan komentar