Pemburu KKB Penembak Prajurit TNI yang Sempat Kabur Akhirnya Tuntas!

Rabu, 22 April 2026 – 00:58 WIB

Nabire, VIVA – Seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang masuk daftar pencarian orang (DPO) berinisial O.E. alias M.E. berhasil dilumpuhkan oleh personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Polri. Kejadian ini terjadi di Kampung Wuyukwi, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah.

Pelaku dilumpuhkan saat akan diamankan pada hari Senin, 20 April 2026, sekitar pukul 16.15 waktu setempat. Informasi ini disampaikan oleh Kepala Satuan Tugas Hubungan Masyarakat Operasi Damai Cartenz 2026, Komisaris Besar Polisi Yusuf Sutejo.

“Tindakan dilakukan setelah personel melakukan pemantauan dan berhasil mengidentifikasi keberadaan target. Saat akan diamankan, pelaku berusaha kabur dan melawan petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya, seperti dikutip pada Rabu, 22 April 2026.

O.E. merupakan buronan berdasarkan Surat DPO Nomor: DPO/S-34/04/IV/2024/Reskrim tanggal 25 April 2024. Surat tersebut terkait kasus penembakan yang menyebabkan gugurnya personel Satgas Elang, Sertu Anumerta Ismunandar, pada 17 Maret 2024 di Kampung Kulirik, Distrik Muara.

Saat penindakan, pelaku mengalami luka tembak dan sempat dievakuasi ke RSUD Mulia untuk pertolongan medis. Namun, pelaku dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.30 WIT.

Menurut keterangan, langkah ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap pelaku kekerasan bersenjata yang selama ini mengganggu keamanan di wilayah Puncak Jaya.

“Pelaku sempat mendapatkan penanganan medis, tetapi akhirnya dinyatakan meninggal. Penindakan ini menunjukkan komitmen kami dalam menjaga keamanan dan menindak tegas pelaku kekerasan bersenjata,” jelas Yusuf.

O.E. sebelumnya pernah ditangkap pada 27 November 2024 untuk kasus yang sama, tetapi berhasil melarikan diri saat aparat fokus menangani konflik di wilayah itu.

MEMBACA  19 Drone Rusia Serang Polandia, Respons NATO Mengecewakan

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Inspektur Jenderal Polisi Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa keberhasilan ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menindak pelaku kejahatan bersenjata.

“Setiap pelaku tindak kekerasan akan kami proses secara profesional sesuai hukum, demi memberikan perlindungan kepada masyarakat,” tutur Faizal.

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama aparat kewilayahan saat ini terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan lain. Mereka juga memastikan situasi keamanan di Puncak Jaya tetap aman dan terkendali. (Ant)

Tinggalkan komentar